Tolak & Stop Produk Air Minum Kemasan Galon Sekali Pakai ! Demi Masa Depan Bumi.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Sahabat Lingkungan, penggunaan air minum galon kini sudah menjadi kebutuhan dasar semua rumah tangga dan perkantoran.

Hampir seluruh lapisan masyarakat utamanya yang tinggal di perkotaan, menggunakan air minum kemasan galon dalam kesehariannya.

Semua galon air minum yang digunakan tersebut bersifat reusable alias dapat dipergunakan kembali. Karenanya mengapa setiap membeli air minum dalam galon, kita hanya membeli airnya saja, dengan menukar galon kosong yang kita miliki ke toko.

Dengan cara sederhana seperti itu saja, yang sudah dilakukan sejak puluhan tahun, kita sudah bisa melakukan satu langkah sederhana untuk melestarikan lingkungan, bersahabat dengan lingkungan, dan tentunya mengurangi sampah plastik.

Kini di era milenial yang segala serba instan dan mudah, muncul produk air minum galon baru yang sangat tidak kekinian.

Mengapa? Karena yang namanya kekinian itu seharusnya lebih mengutamakan dan memerhatikan lingkungan, tapi ini jauh dari itu semua.

Kenapa? Karena produk yang mereka buat dan pasarkan adalah air minum dengan galon sekali pakai. Alias konsumen tidak bisa menukarkan galon kosong yang dimiliki kembali ke toko, juga ke produsennya.

Dilhat dari sisi kepraktisan ekonomis hal itu tidak kekinian. Bayangkan saja, setiap kali galon air minum habis, masyarakat harus selalu membeli dengan galonnya.

Sekarang pertanyaanya, jika itu terus dan terus berlangsung, berapa banyak galon bekas yang akan menumpuk di rumah, di tempat sampah?

Ok kita bisa membuatnya jadi sesuatu, misal pot tanaman. Tapi seberapa banyak pot tanaman dari galon bekas yang kita butuhkan, sementara kita terus minum, dan terus membeli air minum, serta  terus menciptakan sampah baru dari galon air minum.

Karenanya, di tengah maraknya 'perang' terhadap sampah plastik, yang notabene memiliki dampak 'destruktif' terhadap kelestarian lingkungan . Tentu hal ini menjadi sebuah tanda tanya besar.

Sudah teramat sering dipaparkan efek yang ditimbulkan dari material yang sulit terurai ini.

Mulai dari turunnya kualitas tanah dan air tanah, hingga terancamnya kelangsungan hidup berbagai hewan baik yang memiliki habitat di darat maupun di air.

Hal ini pun berimbas langsung kepada kita. Mikroplastik yang terkandung pada ikan dan juga kerang yang di konsumsi, sangat berpotensi mengganggu kesehatan manusia.

Kembali ke galon sekali pakai. Sebagai gambaran, saat ini ada sekitar 50 juta kemasan galon reusable yang beredar dipasaran.

Dimana kemasan tersebut dalam setahun bisa diisi ulang lagi melalui pabrik sebanyak 25 kali. Terbayang jumlah kemasan-kemasan tersebut jika menggunakan kemasan sekali pakai dalam 1 tahunnyan?

Ya 1.250.000.000 alias satu seperempat milyar galon akan terbuang sia-sia sebagai sampah!

Sekedar gambaran , jika rata-rata galon memiliki diameter 27 cm, kalikan saja dengan satu seperempat miliar tadi. Jika dibariskan akan menghabiskan jarak 337.500 km. Padahal bumi kita saja hanya memiliki jarak keliling 40.070 km.

Andai kita buang galon tersebut di air, maka akan ada sampah galon yang menutupi seukuran Danau Toba setiap tahunnya.

Terbayangkan, sahabat lingkungan, bagaimaa ngerinya lingkungan kita yang indahnya ini akan tertup galon plastik air minum sekali pakai, yang sangat tidak kekinian ini?

Karenanya, demi lingkungan yang lebih baik mari dukung petisi ini agar para produsen air minum kemasan untuk menghentikan segera penggunan galon sekali pakai.

Untuk pemerintah, perketat regulasi pemakaian plastik dan pelarangan penggunan kemasan galon sekali pakai ini.

Semua demi lingkungan kita, demi alam kita, dan demi kesehatan kehidupan yang ada di dalamnya.

Tolak & Stop Penggunaan Galon Air Minum Sekali Pakai.