TOLAK KOMERSIALISASI & SEGERA LAKUKAN KONSERVASI POS KOTA PADANGSIDIMPUAN!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


TOLAK KOMERSIALISASI & SEGERA LAKUKAN KONSERVASI POS KOTA PADANGSIDIMPUAN

 

Gedung bersejarah yang berada di pusat kota Padangsidimpuan ini atau lebih dikenal denagan nama pos kota, sudah tidak bisa dilihat lagi dalam bentuk aslinya.

Gedung bersejarah yang dinamakan pos kota ini meninggalkan banyak cerita yang tersimpan didalamnya, dimana waktu itu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah berkunjung ke wilayah Tapanuli Selatan, tepatnya di Kota Padangsidimpuan.

Dalam kunjungannya, Soekarno pernah menyampaikan pidatonya untuk memberikan semangat perjuangan kepada warga Tapanuli Selatan. Waktu itu di gedung bersejarah yang sekarang disebut pos kota.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari berbagai sumber, pada zaman penjajahan Belanda, Kota Padangsidimpuan dijadikan pusat pemerintahan oleh penjajah Belanda di daerah Tapanuli.

Peninggalan bangunan Belanda disana masih dapat dijumpai berupa kantor pos polisi pusat Kota Padangsidimpuan yang dikenal dengan sebutan pos kota.

Tidak itu saja, kalau ingin melihat sejarah Kota Padangsidimpuan, tersimpan foto-foto zaman dahulu di sebuah museum di kota Leiden, Belanda. Namun cerita tersebut banyak masyarakat apalagi generasi muda yang tidak mengetahui sejarah ini.

Kini, gedung bersejarah di pusat kota Dalihan Natolu itu, disulap oleh oknum yang tidak menghargai sejarah, menjadi cafe tempat hiburan yang bernuansa modern, sehingga keasliannya sudah tidak terlihat lagi.

Terlihat gedung bersejarah kebanggaan milik Pemko Padangsidimuan ini, sudah tidak memiliki nilai sejarah lagi, tidak terawat dan kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Masyarakat yang menandatangani petisi ini berharap kepada Instansi Pemerintahan terkait agar segera melakukan konservasi Pos Kota Padangsidimpuan agar nilai sejarah yang terkandung didalamnya tidak termakan oleh jaman. Selain itu masyarakat yang menandatangi petisi ini juga menolak keras segala macam bentuk komersialisasi terhadap bangunan Pos Kota Padangsidimpuan. Diharapkan setelah dilakukannya konservasi, generasi muda mendapat sumber edukasi untuk mengetahui sejarah yang terkandung didalamnya agar kedepannya generasi muda lebih menghargai segala jasa dan pengorbanan dari para pendahulu untuk memerdekakan negara dan mempersatukan Bangsa Indonesia.