PECAT KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SOLOK SELATAN ATAU TUNTASKAN KASUS DUGAAN PROYEK AIR BERSIH!
PECAT KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SOLOK SELATAN ATAU TUNTASKAN KASUS DUGAAN PROYEK AIR BERSIH!
Masalahnya
Dugaan kasus korupsi proyek pembangunan pamsimas di solok selatan bermula ketika sekelompok warga memprotes terkait air yang dialiri ke rumah mereka berbau dan kotor, seperti air kubangan kerbau pada bulan Juni 2023. Sejak saat itu masyarakat selalu mempertanyakan kepada pemerintah terkait kenapa kami di kasih air yang tak layak seperti ini, padahal yang kami tahu air pamsimas merupakan air bersih dan sanitasi.
Pada tahun 2022 beberapa wilayah di Solok Selatan mendapat kucuran dana sebesar 7,1 miliar untuk pembangunan proyek pamsimas dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Salah satu wilayah yang mendapatkan program tersebut adalah Jorong Gaduang, Nagari lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.
Namun tidak juga direspon oleh pemerintah dan instansi terkait. Warga akhirnya melaporkan adanya dugaan penyelewengan dana proyek pamsimas tersebut ke Polres Solok Selatan pada bulan Juli 2023. Namun laporan warga dihentikan sementara oleh polres Solok Selatan karena Kejaksaan Negeri Solok Selatan telah melakukan investigasi mandiri dan kasus itu sudah berada di tahap penyidikan.
Berbulan-bulan masih dalam penyidikan oleh kejaksaan, sehingga pada tanggal 3 Januari 2024 warga akhirnya melakukan Aksi di kantor Kejaksaan Negeri Solok Selatan untuk meminta kejaksaan agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tersebut. Kejaksaan pun berjanji akan mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Namun hingga hari ini belum juga diumumkan tersangkanya.
Padahal semua rangkaian penyidikan sudah selesai dilakukan pada bulan 21 Mei 2024, kejaksaan juga telah mengatakan bahwa sudah terdapat kerugian Negara lebih dari 1 miliar. Tetapi kenapa belum juga diumumkan tersangkanya, adapa dengan Kejaksaan negeri Solok selatan, Kenapa lamban sekali mengumumkan tersangkanya?
Ribuan jiwa di Solok Selatan saat ini merindukan keadilan, terkait kasus dugaan kasus korupsi proyek pamsimas yang telah memutus harapan masyarakat untuk mendapatkan air bersih yang layak untuk diminum. Air bersih merupakan bagian dari Hak Asasi Warga yang harus dipenuhi oleh Negara.
Mirisnya, Kejaksaan Negeri Solok Selatan sampai hari ini belum juga mengumumkan dan menetapkan siapa tersangkanya. Jangan biarkan korupsi semakin merajalela. Mari kita desak Kejari Solsel untuk mengumunkan dan menetapkan siapa tersangkanya.
Apabila tidak diumumkan dan ditetapkan tersangkanya oleh Kejari Solsel, kami mendesak agar kasus ini diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Penulis: Muhammad Jalali
http://matasumbar.com/dugaan-korupsi-kegiatan-spam-pedesaan-sejumlah-saksi-di-periksa-kejari-solsel/

1.370
Masalahnya
Dugaan kasus korupsi proyek pembangunan pamsimas di solok selatan bermula ketika sekelompok warga memprotes terkait air yang dialiri ke rumah mereka berbau dan kotor, seperti air kubangan kerbau pada bulan Juni 2023. Sejak saat itu masyarakat selalu mempertanyakan kepada pemerintah terkait kenapa kami di kasih air yang tak layak seperti ini, padahal yang kami tahu air pamsimas merupakan air bersih dan sanitasi.
Pada tahun 2022 beberapa wilayah di Solok Selatan mendapat kucuran dana sebesar 7,1 miliar untuk pembangunan proyek pamsimas dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Salah satu wilayah yang mendapatkan program tersebut adalah Jorong Gaduang, Nagari lubuk Gadang Timur, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.
Namun tidak juga direspon oleh pemerintah dan instansi terkait. Warga akhirnya melaporkan adanya dugaan penyelewengan dana proyek pamsimas tersebut ke Polres Solok Selatan pada bulan Juli 2023. Namun laporan warga dihentikan sementara oleh polres Solok Selatan karena Kejaksaan Negeri Solok Selatan telah melakukan investigasi mandiri dan kasus itu sudah berada di tahap penyidikan.
Berbulan-bulan masih dalam penyidikan oleh kejaksaan, sehingga pada tanggal 3 Januari 2024 warga akhirnya melakukan Aksi di kantor Kejaksaan Negeri Solok Selatan untuk meminta kejaksaan agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi tersebut. Kejaksaan pun berjanji akan mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Namun hingga hari ini belum juga diumumkan tersangkanya.
Padahal semua rangkaian penyidikan sudah selesai dilakukan pada bulan 21 Mei 2024, kejaksaan juga telah mengatakan bahwa sudah terdapat kerugian Negara lebih dari 1 miliar. Tetapi kenapa belum juga diumumkan tersangkanya, adapa dengan Kejaksaan negeri Solok selatan, Kenapa lamban sekali mengumumkan tersangkanya?
Ribuan jiwa di Solok Selatan saat ini merindukan keadilan, terkait kasus dugaan kasus korupsi proyek pamsimas yang telah memutus harapan masyarakat untuk mendapatkan air bersih yang layak untuk diminum. Air bersih merupakan bagian dari Hak Asasi Warga yang harus dipenuhi oleh Negara.
Mirisnya, Kejaksaan Negeri Solok Selatan sampai hari ini belum juga mengumumkan dan menetapkan siapa tersangkanya. Jangan biarkan korupsi semakin merajalela. Mari kita desak Kejari Solsel untuk mengumunkan dan menetapkan siapa tersangkanya.
Apabila tidak diumumkan dan ditetapkan tersangkanya oleh Kejari Solsel, kami mendesak agar kasus ini diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.
Penulis: Muhammad Jalali
http://matasumbar.com/dugaan-korupsi-kegiatan-spam-pedesaan-sejumlah-saksi-di-periksa-kejari-solsel/

1.370
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 15 Juni 2024