Petisi ditutup

CABUT IZIN PENGEBORAN BARU LAPINDO DI SIDOARJO

Petisi ini mencapai 26.282 pendukung


Kementrian ESDM dan Pemkab Sidoarjo telah memberikan izin pengeboran baru kepada PT. Lapindo Brantas di area Desa Kedungbanteng dan Banjarasri kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. Lokasi desa yang akan dibor oleh Lapindo ini hanya berjarak 20-50 meter dari pemukiman warga dan 1 kilometer dari pusat semburan lumpur yang sampai saat ini masih aktif. Menurut beberapa pakar geologi, wilayah Porong dan Tanggulangin terdapat patahan tanah mulai dari watukosek gunung Penanggungan hingga Madura yang akan sangat mudah terjadi semburan lumpur dengan sendirinya jika terjadi tekanan atau gesekan.

Semburan lumpur lapindo tahun 2006 masih menyembur hingga sekarang. Sudah ribuan rumah, sawah dan puluhan ribu warga yang terusir dari desanya. Sudah triliuan juga uang APBN yang terserap untuk mengatasi masalah lumpur lapindo ini. Jika pengeboran baru ini terjadi maka ada potensi kejadian semburan lumpur akan bertambah lagi yang artinya korbannya akan semakin bertambah banyak. Tidak hanya di desa lokasi pengeboran (Kedungbanteng dan Banjarasri) namun juga desa-desa di sebelahnya seperti Penatarsewu, Kalidawir, Banjarpanji dan Sentul.

Warga di Banjarasri dan Kedungbanteng sudah pernah melakukan protes atas rencana pengeboran ini namun tidak didengar dan justru teror dan tekanan yang didapatkan. Padahal dalam UU no.22 tahun 2001 tentang Migas pasal 33 ayat 3 (d) pengeboran tidak boleh dilakukan di bangunan, rumah tinggal, atau pabrik beserta tanah pekarangan sekitarnya, kecuali dengan izin dari instansi Pemerintah, persetujuan masyarakat, dan perseorangan yang berkaitan dengan hal tersebut. Pemerintah tidak menghiraukan keberatan warga malah justru tanggal 6 Januari 2015 membantu PT. Lapindo mengerahkan 500 aparat gabungan TNI-Polri untuk memaksakan alat berat masuk lokasi.

Menteri  ESDM Sudirman Said dan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah harus segera mencabut izin pengeboran baru ini.        

Dengan menandatangani petisi ini kita berkontribusi untuk mencegah kejadian semburan lumpur lapindo bertambah lagi. Kita bisa mencegah bertambahnya jumlah korban. 75 ribu jiwa terusir dari desanya sudah cukup jangan bertambah menjadi ratusan ribu bahkan juta jiwa. Kita bisa menjaga lingkungan kita agar tidak dirusak perusahaan yang mengejar keuntungan semata. Kita bisa menyelamatkan uang negara (uang dari pajak yang kita bayarkan) daripada harus dihabiskan untuk menanggung  kesalahan yang diperbuat oleh  perusahaan Lapindo.



Hari ini: Urban Poor mengandalkanmu

Urban Poor Consortium membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Pak Sudirman Said, CABUT IZIN PENGEBORAN BARU LAPINDO DI SIDOARJO!". Bergabunglah dengan Urban Poor dan 26.281 pendukung lainnya hari ini.