I AM BUNGA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 15.000.


Kampus Tempat Pendidikan, Bukan Tempat Melanggengkan Kekerasan Seksual.

Baru-baru ini, salah satu universitas di Sumatera Barat digegerkan dengan berita pelecehan seksual terhadap mahasiswi. Namanya Bunga (nama disamarkan untuk keamanan). Berikut kronologis kejadian waktu Bunga bercerita kepada tim kami.

Peristiwa itu terjadi waktu persiapan pentas seni akhir tahun lalu. Bunga diminta seorang dosen sesuatu yang panas-panas. Bunga berpikir dosen tersebut minta teh atau kopi. Lalu Bunga pergi ke dapur, tapi sesampai disana, tangannya ditarik si dosen ke WC perempuan, dan di sanalah si dosen melakukan hal bejat kepada Bunga.

Menurut pengakuan Bunga, Ia masih trauma dan ketakutan setelah kejadian itu. Bahkan Ia sampai gak ikut ujian semester. Hingga akhirnya, Bunga memberanikan diri buka suara ke teman-teman dan orang tuanya. 15 Januari lalu, Bunga melapor ke Kepolisian Daerah Sumatera Barat.

Bukannya pertolongan yang didapat. Bunga, orang tuanya termasuk teman-teman yang menjadi saksi malah mendapatkan ancaman dari kampus. Pihak kampus sempat meminta Bunga dan keluarga untuk cabut laporan ke kepolisian dan bahkan sempat dalam beberapa pertemuan Bunga terancam akan di drop out dari kampus. Pihak kampus sampai bawa-bawa nilai akademik Bunga untuk alasan mengeluarkan Bunga dari kampus. Bunga mengalami reviktimisasi.

Menurut pihak kampus kasus yang dialami Bunga sangat disayangkan untuk dilapor ke Polisi, karena ada yang lebih parah dari ini pun tidak sampai ke kepolisian dan ke media. Loh, kok kampus malah nutupin kasus pelecehan di lingkungannya sendiri ya?

Selain itu, pihak kampus bilang dosen tersebut udah dikenai sidang kode etik dengan sanksi akan diberhentikan dari kampus. Tapi, setelah dapat putusan dari pusat dulu yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Hasilnya pun belum keluar sampai saat sekarang.

Padahal Bunga berhak melapor sebagai warga Negara Indonesia. Bunga dilindungi secara hukum. Kini Bunga sama sekali gak percaya dengan kampusnya sendiri.

Tuntutan petisi ini sederhana: Pecat Dosen pelaku pelecehan seksual dan kawal proses hukum serta lindungi hak Bunga secara akademik. Karena Bunga sesungguhnya adalah korban dari oknum dosen yang berperilaku seperti predator dan sistem hukum yang tidak berpihak kepada yang lemah. Kampus juga harus punya unit pengaduan khusus pelecehan seksual dan pro aktif dalam mencegah dan menanggulangi kekerasan seksual.

Dukung dan sebarkan terus petisi ini ya teman-teman. Pelecehan seksual adalah kejahatan dan mari kita bersama tidak biarkan itu terjadi. Jangan sampai ada lagi korban seperti Bunga.

Salam,

Diki Rafiqi
LBH Padang

Oknum Dosen UNP Dilaporkan Cabuli Mahasiswi

Kasus Asusila Oknum Dosen, Polda Sumbar: Yang Merasa Jadi Korban Silakan Melapor!

Komentar Rektor UNP Soal Dugaan Pelecehan Dosen