Mise à jour sur la pétitionPak Jokowi, Bentuk Tim Independen untuk Ungkap Kasus Novel!100 Hari Tanpa Keadilan untuk Novel
Amnesty International (indiv) IndonesiaIndonésie
20 juil. 2017
Pada 11 April 2017 silam, masyarakat sipil dan media massa disibukkan oleh sebuah aksi penyerangan. Hari itu, Novel Baswedan—penyidik KPK yang sedang menangani kasus e-KTP—disiram air keras oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor selepas ia menunaikan Sholat Subuh. Kejadian yang melukai wajah dan mata kiri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengundang kecaman dari berbagai pihak yang peduli dengan penegakan hukum dan perjuangan anti-korupsi di Indonesia. Banyak anggapan bahwa serangan ini merupakan bagian dari ancaman kepada KPK atas kasus korupsi yang sedang diusut. Upaya pelemahan KPK maupun penyerangan terhadap para pekerjanya memang bukan sekali ini terjadi. Selain upaya pelemahan melalui hak angket dan revisi UU KPK yang dilakukan oleh lembaga legislatif, serangan fisik seperti penembakan telah menimpa sejumlah karyawan KPK. Kebebasan KPK dalam menjalankan tugasnya sempat tersandung oleh gesekan dengan lembaga penegak hukum lain seperti Kepolisian yang berujung pada kriminalisasi beberapa pimpinan KPK. Amnesty International Indonesia mengecam keras penyerangan terhadap Novel maupun upaya pelemahan sistematis KPK. Sebuah petisi online yang diinisiasi oleh Amnesty International Indonesia untuk mendorong pengungkapan kasus Novel telah ditandatangani oleh lebih dari 53 ribu orang. Pada 18 Mei 2017, Amnesty International Indonesia secara langsung juga menggalang dukungan publik untuk penyelesaian kasus Novel bersamaan dengan aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta. Hari ini genap 100 hari penyerangan Novel Baswedan yang membuat ia harus vakum bekerja selama beberapa bulan, namun kepolisian belum juga dapat mengungkap pelaku penyerangan tersebut. Untuk mengingatkan kembali khalayak umum, juga aparat penegak hukum bahwa kasus ini belum selesai, kami mengajak pada kawan-kawan penandatangan petisi pengungkapan kasus Novel untuk mengikuti aksi dan doa bersama untuk Novel yang diadakan pada: Hari/Tanggal : Kamis/20 Juli 2017 Waktu : pukul 17.00 - selesai Tempat : Lobby depan Gedung Merah Putih KPK Dresscode : Memakai pita hitam di lengan kanan Kehadiran anda akan sangat berarti sebagai bentuk dukungan pada upaya penyelesaian kasus Novel dan membentengi KPK dari upaya pelemahan. Mari bergabung untuk harapan dan perubahan lebih baik. I Trust KPK! Usman Hamid Direktur Amnesty International Indonesia
Soutenir maintenant
Signez cette pétition
Copier le lien
Facebook
WhatsApp
X
E-mail