Meminta Pertanggung Jawaban Pengembalian Dana Pemodal Oleh Fintech Crowde yang tak dibayar

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Fintech berkonsep penghimpunan dana (modal) dari masyarakat umum semakin menjamur termasuk Fintech PT. Crowde Membangun Bangsa yang mengklaim dirinya bergerak pada bantuan bagi permodalan para petani namun semakin hari fintech ini telah menimbulkan banyak masalah bagi pemodal karena saat jatuh tempo tidak mengembalikan pinjaman dana pemodal dengan berbagai alasan dan tanpa tenggang waktu dan itikad baik yang jelas. Hal ini sangat merugikan para pemodal karena uang yang katanya dibantu untuk modali petani sering tidak dikembalikan saat jatuh tempo bahkan PT. Crowde Membangun Bangsa sebagai penghimpun dana tidak menunjukkan itikad baik dan tanggung jawab untuk mengambil alih kewajiban ini dan hanya memberi alasan tanpa kepastian dan solusi yang konkrit dan nyata. Jika hal ini dibiarkan terus menerus akan merusak reputasi fintech lainnya yang bekerja dengan baik dan juga merugikan para pemodal yang beritikad baik. Crowde sudah seharusnya mengambil alih tanggung jawab dengan menggantikan seluruh modal pemodal jika terjadi wanprestasi saat jatuh tempo yang sudah diperjanjikan. Adalah bukan urusan pemodal terhadap wanprestasi yang terjadi atau mungkin sengaja dibuat agar terkesan seolah-oah project petaninya bermasalah. Siapa yang tahu kebenarannya karena semua yang dilaporkan crowde ke pemodal hanya dari belakang layar. Urusan Crowde dengan petani yang bersangkutan terhadap project yang notabene selalu dibilang gagagl. Masa iya mengelola misalnya 30 project, 29 project gagal? dan malah terus meminta modal dari pemodal lainnya lagi dan sama sekali tidak ada niat balikin modal pemodal? ini kan sudah terkesan ada itikad yang tidak benar. Crowde hanya mengambil dana dari pemodal tapi tidak mau bertanggung jawab atas output yang dibuat oleh petani. Ini kan lucu? memangnya kami pemodal yang beritikad baik ini bisa seenaknya diperlakukan dengan tidak benar dan tidak adil seperti ini?

Fintech ini harus diubah agar lebih benar dan becus dalam bekerja apalagi fokusnya adalah menghimpun dana dari masyarakat umum dan juga mengelola dana yang dipercayakan pemodal tapi nyatanya malah mengada-ngada dengan berbagai alasan yang tidak jelas bahkan nomor kontak perusahaan Crowdepun tidak bisa dihubungi dan layanan chat juga selalu offline. OJK harus benar-benar serius mengawasi kerja Fintech ini  dan tak ragu memberi sanksi tegas padanya karena sudah mulai meresahkan kami, para pemodal yang beritikad baik dengan kelakuan manajemennya yang tidak benar seperti ini.