Mundurkan dan pulangkan ibu Sri Mulyani dari jabatan Menkeu


Mundurkan dan pulangkan ibu Sri Mulyani dari jabatan Menkeu
Masalahnya
Saya merasa sangat kecewa dengan pernyataan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani yang menyatakan bahwa guru menjadi beban negara. Pernyataan tersebut tidak mencerminkan rasa hormat terhadap profesi guru dan dosen di Indonesia yang telah banyak berkorban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Di bawah kepemimpinan kabinet merah putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran, saya berharap ada komitmen penuh untuk meningkatkan kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa ini, bukan justru merendahkan posisi mereka. Pandangan yang diusung oleh Ibu Sri Mulyani ini dirasa mencederai visi dan misi kabinet merah putih untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Kita bisa lihat dari data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan bahwa tingkat pendidikan yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengurangan angka kemiskinan. Guru dan dosen adalah pilar penting dalam mencetak generasi yang berdaya saing di masa depan dan memajukan ekonomi Indonesia.
Saya dan banyak masyarakat Indonesia lainnya meminta agar Ibu Sri Mulyani dihentikan dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada periode 2024-2029 dan dipulangkan dari tugas negara. Kami juga mengusulkan agar gelar akademiknya dari dalam negeri dicabut karena tidak menunjukkan apresiasi yang layak kepada tenaga pendidik di negeri ini.
Mari bersama-sama menandatangani petisi ini untuk menegakkan kehormatan profesi guru dan memastikan pendidikan di Indonesia dihargai setinggi-tingginya. Tandatangani petisi ini agar suara kita didengar dan perubahan yang kita inginkan dapat terwujud.
213
Masalahnya
Saya merasa sangat kecewa dengan pernyataan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani yang menyatakan bahwa guru menjadi beban negara. Pernyataan tersebut tidak mencerminkan rasa hormat terhadap profesi guru dan dosen di Indonesia yang telah banyak berkorban untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Di bawah kepemimpinan kabinet merah putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran, saya berharap ada komitmen penuh untuk meningkatkan kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa ini, bukan justru merendahkan posisi mereka. Pandangan yang diusung oleh Ibu Sri Mulyani ini dirasa mencederai visi dan misi kabinet merah putih untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Kita bisa lihat dari data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan bahwa tingkat pendidikan yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengurangan angka kemiskinan. Guru dan dosen adalah pilar penting dalam mencetak generasi yang berdaya saing di masa depan dan memajukan ekonomi Indonesia.
Saya dan banyak masyarakat Indonesia lainnya meminta agar Ibu Sri Mulyani dihentikan dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia pada periode 2024-2029 dan dipulangkan dari tugas negara. Kami juga mengusulkan agar gelar akademiknya dari dalam negeri dicabut karena tidak menunjukkan apresiasi yang layak kepada tenaga pendidik di negeri ini.
Mari bersama-sama menandatangani petisi ini untuk menegakkan kehormatan profesi guru dan memastikan pendidikan di Indonesia dihargai setinggi-tingginya. Tandatangani petisi ini agar suara kita didengar dan perubahan yang kita inginkan dapat terwujud.
213
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 17 Agustus 2025