Muhammadiyah Lebih Terhomat Tanpa Tambang, Jangan Membuat Alam Makin Rusak !!


Muhammadiyah Lebih Terhomat Tanpa Tambang, Jangan Membuat Alam Makin Rusak !!
Masalahnya
Mendengar berita Muhammadiyah akhirnya masuk ke dalam dunia pertambangan membuat saya yang sekolah di Muhammadiyah dan memiliki kartu anggota Muhammadiyah geram, marah dan kecewa. Apa urgensinya Muhammadiyah masuk kedalam dunia tambang ?, okelah Para Pimpinan Muhammadiyah sudah mendengar pendapat "Para Ahli", dan akan berupaya menjadi "contoh" pengelolaan tambang yang baik. Tapi pada realita dan faktanya tambang selalu menimbulkan kerusakan lingkungan yang masif dan luas. Sehingga menimbulkan kerusakan yang luar biasa. Dunia ini ada dan diciptakan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dan hawa nafsu manusia semata. Tetapi lingkungan hidup, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya juga berhak untuk hidup tanpa khawatir lingkungan tempat tinggalnya rusak karena mendengar suara mesin-mesin pertambangan serta suara kerakusan dan ketamakan manusia yang menghancurkan lingkungan. Jika Para Pemimpin Muhammadiyah yang memutuskan ini "Buta" untuk melihat kerusakan lingkungan yang timbul akibat tambang,saya secara pribadi siap urunan untuk Para Pemimpin Tambang bisa berkunjung ke daerah yang mengalami kerusakan akibat tambang.
Kami sayang sekali dengan Muhammadiyah. Kami tidak ingin Perjuangan dan tujuan mulia KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah ini ternodai atau bahkan disusupi oknum yang ingin Muhammadiyah tidak bersinar lagi seperti Sang Surya yang selalu menyinari disetiap pagi. Kenapa harus tambang ? Negeri kita kaya akan Sumber Daya Alam, tapi pada realitanya kita tidak jauh lebih baik daripada Singapore dari sisi ekonomi. Yang notabenya Singapore bahkan tidak memiliki Sumber Daya Alam. Artinya apa ?, hanya orang-orang tertentu saja dan konglomerasi besar yang menikmati Sumber Daya Alam Indonesia. Kenapa tidak Muhammadiyah membangun industri pangan ? Atau membuka lahan pertanian yang manfaatnya jauh lebih luas,ditengah harga pangan yang terus naik, ditengah ketidak mampuan Negara untuk menciptakan Industri Pangan yang berkeadilan dan berswasembada. Hingga akhirnya Negeri ini harus impor kebutuhan pokoknya. Muhammadiyah Jauh Lebih terhormat Tanpa Tambang, Muhamadiyah tetap besar, ada, terhormat, berdiri dan kuat Tanpa Tambang !!. Tolong dengarkan pendapat Warga Muhammadiyah akar rumput, jangan hanya ahli semata. Organisasi ini besar karena Warganya, jangan hanya memikirkan egosentris dan opurtunitis semata. Seharusnya kita malu terhadap Organisasi diluar daripada Organisasi Islam yang sampai saat ini masih menolak untuk masuk ke Dunia pertambangan, mana nilai-nila Islam yang mengajarkan tentang menjaga Alam dan makhluk hidup lainnya ?. Bahkan kalau kita perhatikan dalam susunan Tim Pengelola Tambang, tidak ada satupun orang yang benar-benar kompeten soal tambang. Bahkan salah satunya mengaminkan pinjol digunakan untuk membayar pendidikan. #SegerakanSidangTanwir

1
Masalahnya
Mendengar berita Muhammadiyah akhirnya masuk ke dalam dunia pertambangan membuat saya yang sekolah di Muhammadiyah dan memiliki kartu anggota Muhammadiyah geram, marah dan kecewa. Apa urgensinya Muhammadiyah masuk kedalam dunia tambang ?, okelah Para Pimpinan Muhammadiyah sudah mendengar pendapat "Para Ahli", dan akan berupaya menjadi "contoh" pengelolaan tambang yang baik. Tapi pada realita dan faktanya tambang selalu menimbulkan kerusakan lingkungan yang masif dan luas. Sehingga menimbulkan kerusakan yang luar biasa. Dunia ini ada dan diciptakan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dan hawa nafsu manusia semata. Tetapi lingkungan hidup, tumbuhan dan makhluk hidup lainnya juga berhak untuk hidup tanpa khawatir lingkungan tempat tinggalnya rusak karena mendengar suara mesin-mesin pertambangan serta suara kerakusan dan ketamakan manusia yang menghancurkan lingkungan. Jika Para Pemimpin Muhammadiyah yang memutuskan ini "Buta" untuk melihat kerusakan lingkungan yang timbul akibat tambang,saya secara pribadi siap urunan untuk Para Pemimpin Tambang bisa berkunjung ke daerah yang mengalami kerusakan akibat tambang.
Kami sayang sekali dengan Muhammadiyah. Kami tidak ingin Perjuangan dan tujuan mulia KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah ini ternodai atau bahkan disusupi oknum yang ingin Muhammadiyah tidak bersinar lagi seperti Sang Surya yang selalu menyinari disetiap pagi. Kenapa harus tambang ? Negeri kita kaya akan Sumber Daya Alam, tapi pada realitanya kita tidak jauh lebih baik daripada Singapore dari sisi ekonomi. Yang notabenya Singapore bahkan tidak memiliki Sumber Daya Alam. Artinya apa ?, hanya orang-orang tertentu saja dan konglomerasi besar yang menikmati Sumber Daya Alam Indonesia. Kenapa tidak Muhammadiyah membangun industri pangan ? Atau membuka lahan pertanian yang manfaatnya jauh lebih luas,ditengah harga pangan yang terus naik, ditengah ketidak mampuan Negara untuk menciptakan Industri Pangan yang berkeadilan dan berswasembada. Hingga akhirnya Negeri ini harus impor kebutuhan pokoknya. Muhammadiyah Jauh Lebih terhormat Tanpa Tambang, Muhamadiyah tetap besar, ada, terhormat, berdiri dan kuat Tanpa Tambang !!. Tolong dengarkan pendapat Warga Muhammadiyah akar rumput, jangan hanya ahli semata. Organisasi ini besar karena Warganya, jangan hanya memikirkan egosentris dan opurtunitis semata. Seharusnya kita malu terhadap Organisasi diluar daripada Organisasi Islam yang sampai saat ini masih menolak untuk masuk ke Dunia pertambangan, mana nilai-nila Islam yang mengajarkan tentang menjaga Alam dan makhluk hidup lainnya ?. Bahkan kalau kita perhatikan dalam susunan Tim Pengelola Tambang, tidak ada satupun orang yang benar-benar kompeten soal tambang. Bahkan salah satunya mengaminkan pinjol digunakan untuk membayar pendidikan. #SegerakanSidangTanwir

1
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 28 Juli 2024