Menolak Usulan Kebijakan 6 Hari Sekolah SMA/SMK di Jawa Tengah Yang Dimulai Januari 2026


Menolak Usulan Kebijakan 6 Hari Sekolah SMA/SMK di Jawa Tengah Yang Dimulai Januari 2026
Masalahnya
Sejak kebijakan belajar 5 hari diterapkan di Provinsi Jawa Tengah untuk jenjang SMA/SMK, banyak siswa merasakan manfaat yang signifikan, khususnya dalam hal kesejahteraan mental dan fisik. Libur akhir pekan selama dua hari memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat, berekreasi, dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Sebagai orang tua dan sebagai generasi muda, kami khawatir perubahan yang diusulkan ini akan berdampak buruk pada anak-anak kita.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengusulkan kebijakan untuk menambah hari sekolah menjadi 6 hari seminggu. Yang akan mulai diberlakukan pada semester depan bulan Januari 2026.
Usulan ini datang dengan alasan terkait pengawasan dan kegiatan siswa selama akhir pekan. Namun, kebijakan ini tidak sepenuhnya memperhitungkan efisiensi dan produktivitas yang sudah tercapai dengan sistem 5 hari sekolah.
Banyak siswa di sekolah SMA/SMK seluruh provinsi sudah merasa sangat tertekan dengan beban belajar saat ini. Menambah hari menjadi 6 hari sekolah akan lebih mengurangi waktu yang siswa butuhkan untuk rehat istirahat di akhir pekan yang biasanya libur 2 hari. Tidak ada jaminan bahwa siswa tidak akan merasa semakin lelah dan kurang termotivasi di ruang kelas.
Sebagai contoh, survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga pendidikan menunjukkan peningkatan kualitas kesehatan mental dan pencapaian akademik setelah penerapan sistem lima hari sekolah. Siswa menjadi lebih bersemangat dan lebih siap untuk menghadapi tantangan akademis ketika mereka diberi cukup waktu untuk beristirahat.
Kita harus mendukung kesejahteraan siswa kita dan memastikan mereka mendapatkan pengembangan yang seimbang dalam pendidikan dan kehidupan pribadi. Oleh karena itu, kami memohon kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan tetap menjalankan sistem lima hari sekolah yang sudah terbukti efektif.
Tolong tandatangani petisi ini untuk menunjukkan dukungan Anda dalam menolak kebijakan belajar 6 hari sekolah SMA/SMK di Jawa Tengah dan melindungi hak siswa untuk mendapatkan keseimbangan kehidupan yang sehat antara sekolah dan libur akhir pekan.
29.857
Masalahnya
Sejak kebijakan belajar 5 hari diterapkan di Provinsi Jawa Tengah untuk jenjang SMA/SMK, banyak siswa merasakan manfaat yang signifikan, khususnya dalam hal kesejahteraan mental dan fisik. Libur akhir pekan selama dua hari memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat, berekreasi, dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Sebagai orang tua dan sebagai generasi muda, kami khawatir perubahan yang diusulkan ini akan berdampak buruk pada anak-anak kita.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengusulkan kebijakan untuk menambah hari sekolah menjadi 6 hari seminggu. Yang akan mulai diberlakukan pada semester depan bulan Januari 2026.
Usulan ini datang dengan alasan terkait pengawasan dan kegiatan siswa selama akhir pekan. Namun, kebijakan ini tidak sepenuhnya memperhitungkan efisiensi dan produktivitas yang sudah tercapai dengan sistem 5 hari sekolah.
Banyak siswa di sekolah SMA/SMK seluruh provinsi sudah merasa sangat tertekan dengan beban belajar saat ini. Menambah hari menjadi 6 hari sekolah akan lebih mengurangi waktu yang siswa butuhkan untuk rehat istirahat di akhir pekan yang biasanya libur 2 hari. Tidak ada jaminan bahwa siswa tidak akan merasa semakin lelah dan kurang termotivasi di ruang kelas.
Sebagai contoh, survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga pendidikan menunjukkan peningkatan kualitas kesehatan mental dan pencapaian akademik setelah penerapan sistem lima hari sekolah. Siswa menjadi lebih bersemangat dan lebih siap untuk menghadapi tantangan akademis ketika mereka diberi cukup waktu untuk beristirahat.
Kita harus mendukung kesejahteraan siswa kita dan memastikan mereka mendapatkan pengembangan yang seimbang dalam pendidikan dan kehidupan pribadi. Oleh karena itu, kami memohon kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan tetap menjalankan sistem lima hari sekolah yang sudah terbukti efektif.
Tolong tandatangani petisi ini untuk menunjukkan dukungan Anda dalam menolak kebijakan belajar 6 hari sekolah SMA/SMK di Jawa Tengah dan melindungi hak siswa untuk mendapatkan keseimbangan kehidupan yang sehat antara sekolah dan libur akhir pekan.
29.857
Pengambil Keputusan
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 12 November 2025