Menolak keras silang hangoluan di titik nol habatahon. Salib bukan budaya batak.

Masalahnya

Salam budaya

Menyikapi adanya peletakan batu pertama silang hangoluan di titik Nol habatahon dan pernyataan wakil bupati dan beberapa oknum DPRD dan perkumpulan salah satu marga batak yang ada di negara ini yang mengatakan bahwa silang hangoluan titik nol habatahon akan menjadi iKON budaya batak di samosir. 

  • Disinyalir adanya upaya merubah sejarah habatahon secara massif, terstruktur dan sistematis oleh oknum oknum pemerintah maupun oknum oknum keagamaan tertentu.
  • Dampak kedepan adalah hilang nya jati diri bangso batak pada generasi generasi berikutnya. 
  • Upaya generalisasi keagamaan tertentu untuk propaganda bahwa batak itu adalah kristen. Batak adalah suku, bukan kepercayaan. 
  1. Kami selaku generasi muda batak menyikapi ini bahwa pernyataan itu adalah salah, Salib bukan lah budaya batak tetapi simbol keagamaan tertentu yang ada di negara ini. 
  2. Suku Batak merupakan suku yang tidak terpaku pada satu kepercayaan yang diakui negara, bukan pada satu agama atau kepercayaan tertentu. 
  3. Berbicara titik nol habatahon berarti lokasi telah diakui oleh pemerintah maupun para pemerhati budaya sebagai situs kebudayaan yang dilindungi dan menjadi object vital. 
  4. Kami mempertanyakan terkait kajian amdal bangunan tersebut
  5. Kami mempertanyakan alas hak lokasi pembangunan yang di inisiasi oleh salah satu perkumpulan jikalau memang itu adalah atas nama pribadi/perkumpulan tertentu. 
  6. Kami mempertanyakan terkait IMB bangunan tersebut. 
  7. Kami mempertanyakan kajian sosial dan budaya dari pemerintah setempat dalam hal ini bupati samosir vandiko gultom.
  8. Apabila terjadi forcemajeur/bencana alam, siapa penanggung jawab dari bangunan tersebut dari akibat yang terjadi. 
  9. Menolak keras terhadap pembangunan silang hangoluan di lokasi titik nol habatahon. 
  10. Meminta pertanggungjawaban para pemuka maupun penggagas dan pemerintah setempat.
avatar of the starter
Sebastian BrotherhoodPembuka Petisi

76

Masalahnya

Salam budaya

Menyikapi adanya peletakan batu pertama silang hangoluan di titik Nol habatahon dan pernyataan wakil bupati dan beberapa oknum DPRD dan perkumpulan salah satu marga batak yang ada di negara ini yang mengatakan bahwa silang hangoluan titik nol habatahon akan menjadi iKON budaya batak di samosir. 

  • Disinyalir adanya upaya merubah sejarah habatahon secara massif, terstruktur dan sistematis oleh oknum oknum pemerintah maupun oknum oknum keagamaan tertentu.
  • Dampak kedepan adalah hilang nya jati diri bangso batak pada generasi generasi berikutnya. 
  • Upaya generalisasi keagamaan tertentu untuk propaganda bahwa batak itu adalah kristen. Batak adalah suku, bukan kepercayaan. 
  1. Kami selaku generasi muda batak menyikapi ini bahwa pernyataan itu adalah salah, Salib bukan lah budaya batak tetapi simbol keagamaan tertentu yang ada di negara ini. 
  2. Suku Batak merupakan suku yang tidak terpaku pada satu kepercayaan yang diakui negara, bukan pada satu agama atau kepercayaan tertentu. 
  3. Berbicara titik nol habatahon berarti lokasi telah diakui oleh pemerintah maupun para pemerhati budaya sebagai situs kebudayaan yang dilindungi dan menjadi object vital. 
  4. Kami mempertanyakan terkait kajian amdal bangunan tersebut
  5. Kami mempertanyakan alas hak lokasi pembangunan yang di inisiasi oleh salah satu perkumpulan jikalau memang itu adalah atas nama pribadi/perkumpulan tertentu. 
  6. Kami mempertanyakan terkait IMB bangunan tersebut. 
  7. Kami mempertanyakan kajian sosial dan budaya dari pemerintah setempat dalam hal ini bupati samosir vandiko gultom.
  8. Apabila terjadi forcemajeur/bencana alam, siapa penanggung jawab dari bangunan tersebut dari akibat yang terjadi. 
  9. Menolak keras terhadap pembangunan silang hangoluan di lokasi titik nol habatahon. 
  10. Meminta pertanggungjawaban para pemuka maupun penggagas dan pemerintah setempat.
avatar of the starter
Sebastian BrotherhoodPembuka Petisi
Dukung sekarang

76


Perkembangan terakhir petisi