

Menolak Keputusan Menteri Agama tentang Penetapan Rektor IAIN Parepare 2026-2030


Menolak Keputusan Menteri Agama tentang Penetapan Rektor IAIN Parepare 2026-2030
Masalahnya
Kami menulis petisi ini dengan penuh keprihatinan terhadap penetapan Rektor IAIN Parepare untuk periode 2026-2030 oleh Menteri Agama, yang tampaknya mengabaikan prinsip-prinsip meritokrasi. Meskipun penunjukan rektor adalah hak prerogatif Menteri, kami percaya bahwa keputusan ini tidak memperhitungkan capaian gemilang yang telah diraih oleh kepemimpinan sebelumnya.
Di bawah kepemimpinan Prof. Hannani sebagai Rektor IAIN Parepare periode 2022-2026, institut ini telah mencapai rekognisi luar biasa dengan meraih predikat akreditasi 'Unggul' dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terhitung sejak 12 Desember 2025. Pencapaian ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang kompeten dan berbasis pada meritokrasi telah membawa perubahan positif yang signifikan bagi lembaga pendidikan ini.
Mengabaikan prinsip-prinsip meritokrasi dalam penetapan rektor baru tidak hanya mengecewakan, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada Menteri Agama untuk mempertimbangkan kembali keputusan ini dan mengedepankan penilaian berbasis prestasi dalam penetapan kepemimpinan.
Kami meminta dukungan Anda untuk menandatangani petisi ini dan mendesak perubahan yang diperlukan agar IAIN Parepare dapat terus berkembang dan menciptakan lulusan-lulusan berkualitas tinggi. Mari kita jaga integritas dan masa depan institusi ini dengan memastikan kepemimpinannya ditetapkan berdasarkan meritokrasi yang sesungguhnya.
Berikut torehan tinta emas kepemimpinan ala '"Kiai" Prof. Hannani :
- Institusi terakreditasi Unggul
- 15 Prodi Terakreditasi Unggul
- Dua Besar Learning Management System(LMS) se-Indonesia
- Terbaik 9 Peringkat SINTA(platform publikasi ilmiah) PTKIN
- Top 10 Keterbukaan Informasi Publik(KIP) PTKIN
- Peningkatan Prestasi Nasional & Internasional(Termasuk Juara Umum Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Se-Indonesia Timur atau POROS INTIM III tahun 2024)
- Implementasi Kurikulum OBE
- dan masih banyak lagi.
Tanda tangani petisi ini untuk mendukung masa depan yang lebih baik bagi IAIN Parepare.
8
Masalahnya
Kami menulis petisi ini dengan penuh keprihatinan terhadap penetapan Rektor IAIN Parepare untuk periode 2026-2030 oleh Menteri Agama, yang tampaknya mengabaikan prinsip-prinsip meritokrasi. Meskipun penunjukan rektor adalah hak prerogatif Menteri, kami percaya bahwa keputusan ini tidak memperhitungkan capaian gemilang yang telah diraih oleh kepemimpinan sebelumnya.
Di bawah kepemimpinan Prof. Hannani sebagai Rektor IAIN Parepare periode 2022-2026, institut ini telah mencapai rekognisi luar biasa dengan meraih predikat akreditasi 'Unggul' dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) terhitung sejak 12 Desember 2025. Pencapaian ini membuktikan bahwa kepemimpinan yang kompeten dan berbasis pada meritokrasi telah membawa perubahan positif yang signifikan bagi lembaga pendidikan ini.
Mengabaikan prinsip-prinsip meritokrasi dalam penetapan rektor baru tidak hanya mengecewakan, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan dan kemajuan yang telah dicapai. Oleh karena itu, kami menyerukan kepada Menteri Agama untuk mempertimbangkan kembali keputusan ini dan mengedepankan penilaian berbasis prestasi dalam penetapan kepemimpinan.
Kami meminta dukungan Anda untuk menandatangani petisi ini dan mendesak perubahan yang diperlukan agar IAIN Parepare dapat terus berkembang dan menciptakan lulusan-lulusan berkualitas tinggi. Mari kita jaga integritas dan masa depan institusi ini dengan memastikan kepemimpinannya ditetapkan berdasarkan meritokrasi yang sesungguhnya.
Berikut torehan tinta emas kepemimpinan ala '"Kiai" Prof. Hannani :
- Institusi terakreditasi Unggul
- 15 Prodi Terakreditasi Unggul
- Dua Besar Learning Management System(LMS) se-Indonesia
- Terbaik 9 Peringkat SINTA(platform publikasi ilmiah) PTKIN
- Top 10 Keterbukaan Informasi Publik(KIP) PTKIN
- Peningkatan Prestasi Nasional & Internasional(Termasuk Juara Umum Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni Se-Indonesia Timur atau POROS INTIM III tahun 2024)
- Implementasi Kurikulum OBE
- dan masih banyak lagi.
Tanda tangani petisi ini untuk mendukung masa depan yang lebih baik bagi IAIN Parepare.
8
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 13 Mei 2026