
Mendesak WhatsApp untuk transparansi dan solusi pemulihan akun
Masalahnya
Pada bulan Agustus, akun WhatsApp saya diblokir berkali-kali hingga akhirnya berujung pada pemblokiran permanen. Yang lebih mengecewakan adalah hal ini terjadi tanpa peringatan, tanpa alasan yang jelas, dan kini saya dihadapkan pada situasi di mana tidak ada opsi tinjauan tersedia. Saya merasa terjebak dalam sistem yang tidak adil. Penting untuk diketahui bahwa saya tidak menggunakan WhatsApp mod, tidak melakukan spam, dan selalu berusaha mematuhi Ketentuan Layanan yang diterapkan oleh WhatsApp.
Sebagai seseorang yang bergantung pada WhatsApp untuk berkomunikasi sehari-hari, baik itu dengan keluarga, teman, ataupun rekan kerja, situasi ini sangat mengganggu. Yang lebih penting lagi, saya mendapati bahwa saya bukanlah satu-satunya korban. Berdasarkan laporan, diperkirakan ada 6,8 juta pengguna WhatsApp di Indonesia mengalami hal serupa. Ribuan di antara kami merasa dikhianati oleh sistem yang tidak transparan dan tidak responsif ini.
Tombol 'Minta Tinjauan' untuk akun yang diblokir secara misterius telah hilang, meninggalkan kami tanpa kesempatan untuk memperjuangkan hak kami sendiri. Email kami yang dikirimkan ke support@support.whatsapp.com hanya dijawab oleh balasan otomatis yang sama sekali tidak memberikan solusi nyata atau kepastian kapan masalah ini dapat diselesaikan.
Kami meminta WhatsApp untuk memberikan transparansi yang lebih besar mengenai proses pemblokiran akun, menyediakan solusi yang jelas dan dapat diakses bagi pengguna yang merasa dirugikan, dan mengembalikan akun yang diblokir secara tidak adil. Dituntut adanya saluran komunikasi langsung yang efektif dengan dukungan pelanggan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan cara yang tuntas dan memuaskan.
Demi kepentingan seluruh pengguna di Indonesia dan dunia, kami meminta Anda untuk menandatangani petisi ini. Mari kita bersama-sama memohon keadilan dan perubahan yang berarti bagi pengguna WhatsApp.

54
Masalahnya
Pada bulan Agustus, akun WhatsApp saya diblokir berkali-kali hingga akhirnya berujung pada pemblokiran permanen. Yang lebih mengecewakan adalah hal ini terjadi tanpa peringatan, tanpa alasan yang jelas, dan kini saya dihadapkan pada situasi di mana tidak ada opsi tinjauan tersedia. Saya merasa terjebak dalam sistem yang tidak adil. Penting untuk diketahui bahwa saya tidak menggunakan WhatsApp mod, tidak melakukan spam, dan selalu berusaha mematuhi Ketentuan Layanan yang diterapkan oleh WhatsApp.
Sebagai seseorang yang bergantung pada WhatsApp untuk berkomunikasi sehari-hari, baik itu dengan keluarga, teman, ataupun rekan kerja, situasi ini sangat mengganggu. Yang lebih penting lagi, saya mendapati bahwa saya bukanlah satu-satunya korban. Berdasarkan laporan, diperkirakan ada 6,8 juta pengguna WhatsApp di Indonesia mengalami hal serupa. Ribuan di antara kami merasa dikhianati oleh sistem yang tidak transparan dan tidak responsif ini.
Tombol 'Minta Tinjauan' untuk akun yang diblokir secara misterius telah hilang, meninggalkan kami tanpa kesempatan untuk memperjuangkan hak kami sendiri. Email kami yang dikirimkan ke support@support.whatsapp.com hanya dijawab oleh balasan otomatis yang sama sekali tidak memberikan solusi nyata atau kepastian kapan masalah ini dapat diselesaikan.
Kami meminta WhatsApp untuk memberikan transparansi yang lebih besar mengenai proses pemblokiran akun, menyediakan solusi yang jelas dan dapat diakses bagi pengguna yang merasa dirugikan, dan mengembalikan akun yang diblokir secara tidak adil. Dituntut adanya saluran komunikasi langsung yang efektif dengan dukungan pelanggan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan cara yang tuntas dan memuaskan.
Demi kepentingan seluruh pengguna di Indonesia dan dunia, kami meminta Anda untuk menandatangani petisi ini. Mari kita bersama-sama memohon keadilan dan perubahan yang berarti bagi pengguna WhatsApp.

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 30 Agustus 2026