

Animal Friends Jogja (AFJ) bersama lima public figure, Bandizt ‘Shaggydog’, Leilani Hermiasih ‘Frau’, Davina Veronica, Fajar Merah, dan Bagus Dwi Danto, berkolaborasi untuk menyampaikan pesan terbuka kepada McDonald’s Indonesia. Lima suara ini membawa satu pesan yang sama; menyambung suara ayam-ayam petelur yang saat ini masih menderita di dalam sistem kandang baterai yang sempit dan kuno.
Kandang baterai merupakan salah satu praktik terkejam dalam industri peternakan, menurut para ahli kesejahteraan hewan. Di dalam kandang baterai, ayam-ayam petelur tidak mampu mengekspresikan perilaku alaminya, seperti bertengger, mengais, bersarang, atau bahkan untuk sekadar bergerak dengan leluasa dan merentangkan sayap sepenuhnya.
Belum adanya komitmen bebas sangkar dari McDonald’s Indonesia, menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki keseriusan terhadap penerapan kesejahteraan hewan dalam rantai pasoknya. Di dalam video yang diunggah di akun Instagram AFJ Farmed Animals Advocacy (@afjfarmedanimals), kelima public figures mengungkapkan bahwa McDonald’s bertanggung jawab untuk peduli tentang bagaimana dan dari mana mereka memperoleh keuntungan dan sudah saatnya mereka mengeluarkan kebijakan bebas sangkar (cage-free).
Tahun 2024 sudah memasuki bulan keempat, tapi McDonald’s masih saja membiarkan dirinya tertinggal di belakang. Di saat banyak perusahaan mendengarkan permintaan para konsumen untuk menerapkan peningkatan kesejahteraan hewan yang lebih tinggi dengan mengadopsi sistem bebas sangkar, yang saat ini menjadi tren global, McDonald’s masih belum memberikan respons apapun terkait hal tersebut.
Bagikan video ini ke teman-teman, keluarga, dan kerabatmu agar semakin besar desakan dan McDonald’s Indonesia segera menerbitkan komitmen bebas sangkarnya!