Mudahkan Akses Komunikasi Teman Tuli

0 telah menandatangani. Mari kita ke 10.000.


Sudahkah Orang Tuli Merasakan Keadilan?

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi gangguan pendengaran pada usia penduduk Indonesia di atas lima tahun sebesar 2,6 persen. Namun keberadaan fasilitas kesehatan untuk penyandang Tuli masih belum merata. Padahal fasilitas kesehatan merupakan salah satu kebutuhan utama untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Lalu bagaimana nasib teman kita penyandang Tuli yang selama ini masih merasa kesulitan dalam memanfaatkan fasilitas publik yang ada?

Faktanya banyak kita temukan di stasiun atau bandara yang sering menggunakan audio untuk mengumumkan suatu informasi. Tulisan pada papan infromasi juga kadang tidak sama dengan yang diumumkan melalui audio. Tentu hal ini menyulitkan penyandang Tuli dalam mendapatkan informasi yang valid. Penyandang Tuli juga sering merasa kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang sekitar karena tidak semua orang mengerti bahasa isyarat. Maka banyak kita temukan penyandang Tuli lebih sering menggunakan tulisan untuk berkomunikasi. Walaupun metode tersebut kurang praktis karena harus selalu menyiapkan kertas dan pena.

Pengumuman dengan menggunakan audio juga banyak kita temukan pada antrean rumah sakit. Sungguh disayangkan hal ini terasa kurang adil untuk teman kita penyandang Tuli. Padahal rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan yang harusnya mampu melayani masyarakat dari kalangan apapun. Selain itu, petugas yang berada di rumah sakit juga tidak semua menguasai bahasa isyarat. Seharusnya akses informasi dan pelayanan untuk penyandang Tuli lebih diperbanyak di tempat umum seperti rumah sakit agar mempermudah penyandang Tuli memperoleh informasi. Selain itu, dengan kita belajar bahasa isyarat maka kita juga sudah ikut berkontribusi dalam membantu penyandang Tuli.

Maka mari kita dukung hak penyandang Tuli untuk memperoleh pelayanan dan fasilitas kesehatan yang adil serta belajar bahasa isyarat untuk mempermudah komunikasi.