BOIKOT FILM THE SANTRI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Film The Santri Karya Sutradara Livi Zheng tidak sesuai dengan kehidupan santri yang sesungguhnya yang dimana santri tidak dianjurkan apalagi diajarkan untuk bercengkrama dengan lawan jenis. Karena sejatinya santriwan dan santriwati pondoknya terpisah bahkan berjarak jauh. Selain itu ada pula scene memperlihatkan santri ke gereja bawa tumpeng sebagai simbol toleransi. Padahal dalam islam toleransi sangat penting tapi tidak sampai masuk kedalam gereja. Bahkan Umar Bin Khattab Sendiri ketika dipersilahkan masuk dan sholat dalam gereja, beliau khalifah menolak dengan halus ajakan tersebut. Tapi beliau tetap menjaga dan mempersilahkan umat kristen dan katholik beribadah dengan aman tanpa harus masuk kegereja sebagai simbol toleransi. Jadi Film the santri sepertinya INGIN MEMBUAT sejarah baru dalam dunia pesantren. Padahal santri sejatinya tidak diperbolehkan keluar pondok tanpa pengawasan guru/ustad/ustadzah/kiyai dll dan dalam keadaan genting saja. Dunia pesantren harus dijaga martabatnya sebagai peradaban islam. Dan sebagai tolak ukur maju pendidikan di indonesia dalam bidang keagamaan. Pesantren harus di jauhi dari sifat-sifat duniawi dan harus dijauhi dari perilaku yang bisa merusak moral anak-anak pesantren.