Petition Closed
Petitioning Gedung Gramedia Majalah Lt.4 Jln. Panjang No.8a Kebon Jeruk Jakarta 11530 - Indonesia Majalah Bobo and 3 others

- @Majalah_Bobo, anak bukan obyek komersialisasi! Tarik iklan tidak etis


Bayangkan betapa kagetnya saya menemukan artikel di atas pada bagian “Pengetahuan” di Majalah Bobo.

Sebenarnya kami, terutama anak saya suka dengan Bobo. Anak saya jadi tahu banyak hal yang seringkali mengejutkan saya. Ketika saya tanya tahu darimana, dengan ringan ia menjawab “Majalah Bobo”. Baginya, menunggu datangnya Majalah Bobo di hari jumat menjadi sebuah tradisi yang disambut dengan teriakan gembira.

Tapi Juli lalu saya benar-benar merasa aneh ketika melihat artikel di segmen “Pengetahuan” yang isinya adalah iklan mobil Suzuki Ertiga, yang dikemas seperti sebuah artikel pengetahuan.

“Main bersama mobil Ertiga ternyata punya banyak keuntungan, lo. Karena kita bisa berkeliling kota dengan Mewah, Aman, Irit, dan Nyaman. Asyik, ya!” begitu bunyi artieklnya. Ini jelas bukan pengetahuan!

Apa ini sebuah cara untuk mempengaruhi anak untuk kemudian meminta orang tua mereka membeli mobil ini?

Setelah saya angkat di media sosial, ternyata orang lain merasa hal yang sama; bahwa iklan ini tidak etis. Bahkan, melanggar Etika Pariwara Indonesia (EPI) khususnya pada 2 pasal:

Pasal 4.11.1: …(iklan) harus secara jelas memuat jenis iklan informatif tersebut, tanpa bermaksud menyembunyikannya.

dan Pasal 1.27.1: Iklan yang ditujukan kepada khalayak anak-anak tidak boleh... memanfaatkan kemudahpercayaan, kekurangpengalaman, atau kepolosan mereka.

Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak dianggap oleh majalah Bobo sebagai obyek komersil. Padahal, kami membeli Majalah Bobo dengan harapan mendapatkan bacaan berkualitas buat anak. Bukan untuk menjadikan anak kami obyek komersialisasi.

Sungguh ironis bahwa sebuah majalah di bawah grup Kompas Gramedia yang biasanya cukup etis dalam beriklan, mengaburkan antara komersil dan advetorial.

Melalui petisi ini, saya mengajak orang tua lain untuk menuntut Majalah Bobo dan grup Kompas Gramedia untuk:

1. Menarik iklan yang tidak etis dan mengajukan permintaan maaf.

2. Membedakan secara jelas dan eksplisit antara materi iklan dengan materi editorial

3. Melakukan cara yang lebih terhormat dalam menghidupi keberlangsungan Majalah Bobo sebagai bagian dari Grup Kompas Gramedia.

Sayang kalau orang tua sampai menghentikan langganan Majalah Bobo karena iklan yang tidak etis.

---------
Ulasan lengkap dapat dibaca di: Mengapa Iklan di Majalah Bobo ini Tidak Etis? 

Baca dan unduh Dokumen Etika Pariwara Indonesia 

Surat Pembaca dari 3 anak : Mengapa Majalah Bobo Banyak Iklannya 

Letter to
Gedung Gramedia Majalah Lt.4 Jln. Panjang No.8a Kebon Jeruk Jakarta 11530 - Indonesia Majalah Bobo
Kompas Gramedia Group
Pemimpin Redaksi Majalah Bobo Kussusani Prihatmoko
and 1 other
Direktur Kompas Gramedia Group Elwin Siregar
- @Majalah_Bobo, anak bukan obyek komersialisasi! Tarik iklan tidak etis