Bebaskan UKT UIN Sunan Kalijaga

0 telah menandatangani. Mari kita ke 5.000.


Pasal 31 ayat (1) UUD 1945 menyatakan bahwa “Setiap warga
negara berhak mendapat pendidikan.”

pendidikan adalah ruang publik yang mana melalui amanat UUD 1945 pasal 31 ini, pemerintah dipercaya oleh seluruh masyarakat untuk memberikan pendidikan yang layak bagi seluruh warganya. tanpa memandang apakah warganya termasuk golongan sikaya ataupun si miskin. 

Namun kondisi hari ini pendidikan seakan bukan lagi dianggap sebagai ruang publik, melainkan lebih dianggap sebagai sebuah sektor jasa. hari ini pendidikan tinggi mulai dijadikan sebagai komoditas yang diperdagangkan, sehingga segala sesuatu selalu diukur dengan uang.

Indonesia hari ini sedang dilanda krisis kesehatan akibat pendemi covid-19, yang tentunya berdampak pada kondisi keuangan negara, begitu juga dengan kondisi keuangan seluruh warga negaranya, tak terkecuali kondisi ekonomi keluarga dari setiap mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga. Ada yang berkurang drastis penghasilannya, dan bahkan mungkin juga ada keluarga dari mahasiswa yang di-PHK.

Pendemi hari ini adalah salah satu penentu, apakah pemerintah kita hari ini masih menganggap pendidikan sebagai ruang publik yang harus dirasakan seluruh warga negara Indonesia, atau hanya dianggap sebagai sektor jasa yang segala sesuatu bentuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajarnya diukur dengan uang, melalui pembayaran UKT dan sebagainya, contohnya.

Selain itu, fasilitas yang diberikan oleh pihak kampus untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara daring, dianggap sangat tidak efektif dan sangat tidak sebanding dengan UKT yang sudah dibayarkan oleh mahasiswa pada semester genap ini.

akhir kata, kami mahasiswa UIN Sunan Kalijaga melalui petisi ini menegaskan untuk meminta birokrasi kampus dan seluruh pihak yang mempunyai wewenang dalam hal ini, untuk Membebaskan UKT Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga pada semester mendatang!

Salam Mahasiswa!
Hidup Mahasiswa!
Wujudkan Pendidikan Gratis Untuk Rakyat!
Tolak Komersialisasi Pendidikan!