

Apa yang akan terjadi kalau minuman berpemanis dalam kemasan gak segera dikenakan cukai?
- Makin Banyak Orang Indonesia Yang Candu Minuman Manis
Dalam sepuluh tahun (1996 - 2014) konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) meningkat sampai 15 kali lipat. Data Riskesdas terbaru (2018) bahkan nunjukin kalau 60% orang Indonesia mengkonsumsi minimal satu jenis MBDK setiap hari. Nah, Cukai MBDK diyakini bisa nurunin konsumsinya karena sudah terbukti efektif di 40 negara.
- Makin Banyak Orang Indonesia Menderita Obesitas
Sejalan sama naiknya konsumsi MBDK, data Riskesdas (2018) juga nunjukin obesitas meningkat dua kali lipat dalam 10 tahun (2007 - 2018).
Hubungannya sama MBDK? MBDK tinggi kalori, rendah gizi dan diproses cepat di tubuh menjadi lemak dan cadangan glukosa. Jadi, selain gak bikin kenyang dan malah bikin asupan kalori harian jadi berlebih.
-
Makin Banyak Orang Terkena Diabetes dan Penyakit Tidak Menular Lain
Studi Meta Analisis di tahun 2021 dan 2023 mengestimasi bahwa setiap konsumsi 250 mL MBDK: Risiko obesitas meningkat 12%, Risiko diabetes tipe 2 meningkat 27%, Risiko hipertensi meningkat 10%, Risiko kematian karena penyakit Jantung Koroner meningkat 13%.
Gimana Cukai MBDK Bisa Mencegah 3 Hal Nyeremin Tadi?
Setelah harga MBDK naik karena kena cukai --> Industri akan terdorong mereformulasi MBDK yang lebih rendah gula, bahkan zero gula --> Konsumsi MBDK akan menurun dan bisa jadi meningkatkan konsumsi minuman yang lebih sehat dan rendah gula --> Konsumsi gula menurun, tingkat obesitas dan risiko penyakit tidak menular (diabetes, penyakit jantung koroner, stroke dll).
Studi menunjukkan kalau Cukai MBDK minimal sebesar Rp 5.000 per liter diperkirakan dapat mencegah 63.000 hingga 1.487.000 kasus diabetes dalam 25 tahun (Bourke and Veerman, 2018).
Jadi, tunggu apa lagi? Sebar petisi ini ke grup whatsapp keluarga dan teman-temanmu ya! Supaya segera diterapkan tahun depan.
Sumber:
Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives. (2022). Ringkasan Kebijakan: Urgensi Implementasi Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) di Indonesia. Jakarta: CISDI.
Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives. (2022). Elastisitas Harga Permintaan Minuman Manis Dalam Kemasan (MBDK) Di Indonesia. Jakarta: CISDI.
Meng et al, 2021; Qin et al, 2021; Li et al, 2023
World Bank (2020)