Kampanya güncellemesiKrisis Manis Mengancam Generasi: Saatnya Kemenkeu Terapkan Cukai Minuman ManisMemasuki 2023, Bagaimana Kabar Rencana Cukai MBDK (Minuman Berpemanis Dalam Kemasan)?
Koalisi Food PolicyEndonezya
6 Oca 2023

Di penghujung 2022, pemerintah resmi memasukkan target pendapatan negara dari cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK), itu lho minuman yang ada di kulkas-kulkas minimarket, ke APBN 2023. 

Lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 130/2022 tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2023, cukai MBDK ditargetkan menghasilkan pendapatan negara sebesar Rp 4,06 triliun, jauh lebih tinggi dari target 2022 yaitu Rp 1,19 triliun. Presiden Jokowi juga sudah merestui penerapan cukai MBDK ini.

Masalahnya, pernyataan dari beberapa petinggi Kementerian Keuangan menunjukkan sinyal keraguan akan penerapan pasti cukai MDBK di tahun ini. “Angka (target penerimaan cukai plastik dan cukai MBDK) tersebut adalah perencanaan,” ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Askolani.

Terus ada juga Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu, yang bilang, “Kita akan pastikan pemulihan berjalan dengan baik tetapi menunya kita sudah put on the table. Itu sudah kita siapkan kebijakannya. Implementasinya nanti kita lihat.”

Meski begitu, koalisi Food Policy tetap optimis dan terus mendorong pemerintah untuk segera menerapkan cukai MBDK. Kami juga sudah pernah menyampaikan hasil petisi ini kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan pada bulan November 2022 lalu.

Hemen destekle
Bu kampanyayı imzala
Bağlantıyı kopyala
WhatsApp
Facebook
X
E-posta