Keadilan untuk Joni dan Jeni! Usut Hakim Askandar dan Penjarakan Pelaku!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.000.


Kakak-beradik, Joni (14 tahun) dan Jeni (7 tahun), menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan tetangga mereka, H (41 tahun), selama tiga tahun.

Kasus ini pernah disidangkan di PN Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Temuan pada saat proses pengadilan:

1.       Hanya diperiksa satu hakim, yaitu Hakim Muhammad Ali Askandar

2.       Saat sidang, kedua korban tidak didampingi orangtua

3.       Pelaku mengaku berbuat dan para saksi menguatkan

4.       Visum membuktikan ada persetubuhan dan pencabulan

Jaksa menuntut 14 tahun penjara dan denda Rp 30 juta terhadap pelaku, berdasarkan UU No 35/2014  tentang Perlindungan Anak dan KUHP.

Namun, pada 25 Maret 2019, PN Cibinong memutus bebas HI dengan alasan tidak ada yang melihat langsung perbuatan.

Pada Senin 22 April 2019, Jaksa Penuntut Umum akan mengajukan memori kasasi di Mahkamah Agung RI.

Kami mendorong agar dilakukan penyelidikan tuntas dari Komisi Yudisial atas kasus ini. Jika ada malpraktik dari Hakim Askandar, kami minta ada tindakan tegas terhadap yang bersangkutan berupa pemecatan.

Selanjutnya, kami meminta Mahkamah Agung RI untuk membatalkan vonis PN Cibinong dan menghukum pelaku seberat-seberatnya!

Dengan kasus ini, kami juga melihat bahwa RUU Penghapusan Kekerasan Seksual semakin mendesak untuk disahkan. Jangan menunggu ada korban berikutnya.

Yuk dukung petisi ini. Jangan biarkan ada korban-korban kekerasan seksual lain. Semua kejahatan ini harus dihentikan!

 

Salam solidaritas,

Imelda Berwanty Purba (Penyintas, Pejuang Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Caleg DPRD dari PSI dapil DKI 8)

*Joni dan Jeni bukan nama sebenarnya.