Keringanan SPP untuk murid Sekolah Little Sun

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Terima kasih sebelumnya bahwasannya kami sudah menerima surat tertanggal 6 April 2020 dari pihak Yayasan Cahya Hati Ibu (disebut juga YCHI) dengan No. 025/YHCI/LSS/Anc/IV/2020. Lewat surat ini ijinkan kami para orang tua / wali murid merespon dan mengharapkan kebijaksaanan dari pihak Yayasan terkait pandemic Covid-19.

Sehubungan dengan pandemi Covid19 yang berdampak pada perubahan system belajar mengajar dari sebelumnya secara kolektif di gedung sekolah menjadi di rumah masing2 yang tentunya membuat dampak secara langsung sebagai berikut :

1. Disiplin dan semangat belajar anak2 menurun, meskipun kami sbg orang tua / wali murid berusaha keras membuat anak2 kami tetap belajar namun tetap saja tidak bisa maksimal dalam hal pelajaran sekolah anak2 karena kami tidak memiliki latar belakang sbg Guru, di samping itu waktu kami juga harus digunakan untuk memikirkan bisnis pekerjaan yang sangat terdampak dari wabah Covid19. Lambat atau cepat semua bisnis akan terdampak dari wabah ini. Kami harus mencurahkan tenaga, pikiran, waktu dan dana utk bertahan.

2. Secara logika akal maka biaya operasional sekolah pasti turun, biaya pemakaian AC + lampu, biaya pemakaian Air, Petugas kebersihan juga berkurang, Security, dan lain lain. Namun disaat yang sama biaya Rumah Tangga kami semakin membengkak yaitu seperti Listrik, Air, dan aktifitas buat anak2, dan lain lain.


3. Jika sekolah mencari Solusi belajar mengajar secara Online itu bagus, namun sampai hari ini kami melihat bahwa hal itu masih sangat jauh dari upaya maksimal. Itupun sebenarnya tetap tidak bisa menggantikan system belajar secara offline, tatap muka secara langsung, namun masih bisa dipahami jika untuk sementara waktu.

Oleh karena itu sudah sewajarnya jika kita sama2 saling memahami, saling pengertian dan ber- Empathy. Jika SPP di debet per bulan, Terima kasih, namun alangkah lebih baik jika YCHI selama wabah Covid-19 ini, mengambil kebijakan Discount SPP yang besarnya silahkan ditentukan secara proporsional oleh pihak Yayasan.

Kami para orang tua / wali murid yakin sekali bahwa hal itu tidak akan membuat Yayasan Cahya Hati Ibu merugi atau bahkan sampai tutup. Namun satu hal yang pasti adalah hal tersebut akan sangat sangat membantu kami sebagai orangtua / wali siswa di kondisi pandemic Covid-19 yang beberapa diantara kami menutup tempat usaha / toko sesuai aturan protocol yang ditetapkan oleh PemProv dan PemKot.

Bahkan beberapa orang tua/ wali murid memiliki pekerjaan yang tidak bisa shifting / dialihkan bekerja dari rumah sehingga otomatis sejak pandemic ini melanda Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya pada pertengahan bulan Maret 2020 dimana sekolah – sekolah juga menghentikan aktivitas belajar-mengajar maka beberapa dari kami para orang tua / wali murid juga tidak mendapat pemasukan, yang mana kami hanya bertahan dari sisa tabungan yang ada. Belum lagi yang berstatus karyawan dimana oleh perusahaan kami bekerja juga diminta pengertiannya dengan gaji/salary kami yg dipotong untuk ikut berpartisipasi kepada perusahaan dalam menghadapai wabah Covid-19 ini.

Jadi beberapa dari para orang tua / wali murid tidak bisa melaksanakan Work From Home melainkan kami benar-benar Stay at Home tanpa bisa bekerja.

Mohon Yayasan Cahya Hati Ibu mempertimbangkan dan mengambil keputusan dengan bijak sebagai perwujudan tepo seliro dan kemanusiaan yang ber-empathy serta saling pengertian.

Kami harapkan respon dan kebijakan konkret dari YHCI atas surat kami ini.
Semoga kita semua selalu dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dan mari kita berdoa menurut keyakinan kita masing-masing agar wabah Covid-19 ini segera berakhir dari muka bumi Indonesia.

“Semoga Semua Makhluk Berbahagia”

Salam Hormat,
Orang Tua / Wali Murid LSS