Tolak tambang batu bara di HST

0 telah menandatangani. Mari kita ke 150.000.


Ijin penambangan batu bara yang diberikan kementerian ESDM kepada PT Mantimin Coal Mining berpotensi untuk merusak lingkungan hidup dan ekosistem yang terdapat di pegunungan meratus khususnya dua area penambangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Ijin penambangan ini diberikan tanpa memperhatikan aspek psikologis masyarakat yang tidak menginginkan wilayahnya rusak oleh aktivitas penambangan, selain itu di banyak wilayah kalimantan selatan yang telah dijadikan lokasi penambangan, perusahaan tambang tidak pernah memperhatikan aspek lingkungan, kesehatan masyarakat, dan tanah warga yang mereka klaim begitu saja tanpa adanya ganti rugi.

Pihak perusahaan juga tidak pernah melakukan analisis terhadap dampak lingkungan. Penambangan ini juga berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor, banjir, pencemaran air tanah, penggundulan hutan secara masif. Bencana sosial seperti pengambilan lahan secara paksa dan perlakuan semena mena terhadap masyarakat.

Seperti diketahui bahwa pulau kalimantan khususnya pegunungan meratus merupakan wilayah hutan lindung yang menopang kehidupan masyarakat sekitarnya, ratusan tahun mereka melestarikan hutan sebagai sumber penghidupan, penyedia oksigen, dan pelindung dari polusi. Jika seandainya ijin tambang ini diberikan, maka masyarakat kalimantan akan kehilangan sumber penghidupan yang selama ini mereka jaga dan lestarikan.

Mari kita bertanya pada diri kita sendiri, apa yang akan kita wariskan pada anak cucu kita generasi mendatang jika tanah airnya hanya tersisa lubang lubang yang dalam sisa tambang dan tak ada lagi hutan yang manaungi mereka.

Bantu kami warga meratus untuk menghentikan ijin tambang yang diberikan kementerian esdm pada PT. Mantimin Coal Mining. Dukungan kalian sangat berarti bagi kami. 



Hari ini: Syahdi mengandalkanmu

Syahdi Anto membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Ketua dan Para Wakil Ketua DPR RI: Tolak tambang batu bara di HST". Bergabunglah dengan Syahdi dan 90.482 pendukung lainnya hari ini.