

"Ketertiban Parkiran di Nabire Masih jadi problem Pengendara tidak tau tata krama"
Masalahnya

"Ketertiban Parkiran di Nabire Masih jadi problem. Pengendara tidak tau tata krama"
NABIRE Change.org/Juni 2026/NABIRE – Masalah ketertiban parkir kendaraan hingga kini masih menjadi pemandangan yang biasa ditemui di berbagai tempat umum di Kabupaten Nabire. Mulai dari area gereja, masjid, lingkungan sekolah, kantor pemerintahan, hingga pasar dan tempat keramaian lainnya, kondisi penataan kendaraan kerap terlihat tidak teratur dan kurang rapi.
Di lapangan, sering terlihat pengendara kurang memedulikan tanda rambu larangan parkir atau batas tempat yang sudah ditentukan. Bahkan ketika ada petugas atau warga yang ditugaskan untuk mengatur penempatan kendaraan, tidak sedikit pengendara yang tetap mengabaikan arahan tersebut. Kendaraan diparkir seenaknya, kadang menghalangi jalur keluar masuk, menyempitkan jalan, hingga mengganggu kenyamanan dan keamanan orang lain yang lewat.
Kondisi ini seolah menjadi kebiasaan yang telah mengakar di tengah masyarakat. Banyak warga mengakui bahwa hal ini sudah berlangsung cukup lama dan menjadi tantangan tersendiri untuk diubah. Sikap kurang peduli terhadap aturan dan kepentingan bersama sering disebut menjadi penyebab utama mengapa ketertiban parkir sulit terwujud secara maksimal.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, “Di mana pun kita lihat, entah itu setelah ibadah, pulang sekolah, atau saat pasar ramai, kendaraan selalu berantakan. Ada yang mengatur, ada rambu pun tetap saja banyak yang tidak memedulikan. Seolah sudah menjadi kebiasaan yang sulit diubah.”
Kurangnya kesadaran diri untuk mematuhi aturan ini bukan hanya menimbulkan pemandangan yang tidak rapi, tetapi juga menimbulkan risiko tersendiri. Jalur yang sempit akibat parkir sembarangan dapat menghambat pergerakan kendaraan lain, bahkan bisa menjadi hambatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan akses cepat untuk kendaraan darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran.
Masalah ini tentu tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas semata. Dibutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh warga Nabire untuk mulai mengubah kebiasaan tersebut. Aturan dan tata tertib yang ada baru akan berjalan baik jika didukung oleh sikap patuh dan rasa tanggung jawab setiap individu, mengingat bahwa ketertiban adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan dan keamanan bersama pula.
Harapannya, ke depannya kesadaran ini dapat tumbuh semakin kuat, sehingga pemandangan parkir yang tertib dan teratur dapat menjadi hal yang biasa ditemui di setiap sudut tempat umum di Nabire.
Editor : (Maleaki .Tipagau)
0
Masalahnya

"Ketertiban Parkiran di Nabire Masih jadi problem. Pengendara tidak tau tata krama"
NABIRE Change.org/Juni 2026/NABIRE – Masalah ketertiban parkir kendaraan hingga kini masih menjadi pemandangan yang biasa ditemui di berbagai tempat umum di Kabupaten Nabire. Mulai dari area gereja, masjid, lingkungan sekolah, kantor pemerintahan, hingga pasar dan tempat keramaian lainnya, kondisi penataan kendaraan kerap terlihat tidak teratur dan kurang rapi.
Di lapangan, sering terlihat pengendara kurang memedulikan tanda rambu larangan parkir atau batas tempat yang sudah ditentukan. Bahkan ketika ada petugas atau warga yang ditugaskan untuk mengatur penempatan kendaraan, tidak sedikit pengendara yang tetap mengabaikan arahan tersebut. Kendaraan diparkir seenaknya, kadang menghalangi jalur keluar masuk, menyempitkan jalan, hingga mengganggu kenyamanan dan keamanan orang lain yang lewat.
Kondisi ini seolah menjadi kebiasaan yang telah mengakar di tengah masyarakat. Banyak warga mengakui bahwa hal ini sudah berlangsung cukup lama dan menjadi tantangan tersendiri untuk diubah. Sikap kurang peduli terhadap aturan dan kepentingan bersama sering disebut menjadi penyebab utama mengapa ketertiban parkir sulit terwujud secara maksimal.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, “Di mana pun kita lihat, entah itu setelah ibadah, pulang sekolah, atau saat pasar ramai, kendaraan selalu berantakan. Ada yang mengatur, ada rambu pun tetap saja banyak yang tidak memedulikan. Seolah sudah menjadi kebiasaan yang sulit diubah.”
Kurangnya kesadaran diri untuk mematuhi aturan ini bukan hanya menimbulkan pemandangan yang tidak rapi, tetapi juga menimbulkan risiko tersendiri. Jalur yang sempit akibat parkir sembarangan dapat menghambat pergerakan kendaraan lain, bahkan bisa menjadi hambatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan akses cepat untuk kendaraan darurat seperti ambulans atau pemadam kebakaran.
Masalah ini tentu tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas semata. Dibutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh warga Nabire untuk mulai mengubah kebiasaan tersebut. Aturan dan tata tertib yang ada baru akan berjalan baik jika didukung oleh sikap patuh dan rasa tanggung jawab setiap individu, mengingat bahwa ketertiban adalah tanggung jawab bersama demi kenyamanan dan keamanan bersama pula.
Harapannya, ke depannya kesadaran ini dapat tumbuh semakin kuat, sehingga pemandangan parkir yang tertib dan teratur dapat menjadi hal yang biasa ditemui di setiap sudut tempat umum di Nabire.
Editor : (Maleaki .Tipagau)
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 12 Juni 2026