Dukung Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan, Benteng Pelestarian TN Kerinci Seblat.


Dukung Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan, Benteng Pelestarian TN Kerinci Seblat.
Masalahnya
Kalau tidak ada kelompok perempuan ini, mungkin Taman Nasional Kerinci Seblat belum lestari seperti sekarang.
Saya Rika, dari Komunitas Perempuan Penyelamat Situs Warisan Dunia (KPPSWD). Sehari-hari, saya mendampingi Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan di TN Kerinci Seblat. Kebanyakan dari mereka adalah petani.
Di sana, saya belajar banyak dari ibu-ibu petani soal kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan. Salah satunya Ibu Roisa.
Ibu Roisa pernah bilang ke saya, kalau perempuan itu menanam bukan cuma untuk cari uang. Tapi perempuan juga menanam untuk kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan. Misalnya dengan menanam tanaman rempah, sayur, obat-obatan alami, dan pepohonan kayu dan buah.
Tapi, hasil tanaman petani perempuan di Kerinci Seblat tidak selalu bagus. Banyak masalah yang juga dihadapi petani. Misalnya perubahan cuaca karena krisis iklim, hama, dan penyakit tanaman. Akibatnya, jumlah dan kualitas hasil panen mereka menjadi semakin berkurang.
Saya merasa penting sekali mendukung petani perempuan di Kerinci Seblat. Sebab merekalah yang selama ini selalu berupaya melestarikan TN Kerinci Seblat.
Kalau tidak ada mereka, tidak banyak yang bisa menjaga hutan dari pembalakan liar dan perburuan satwa yang berpotensi merusak ekosistem Kerinci Seblat.
Mereka juga banyak menanam pohon yang bermanfaat dari segi ekonomi, kesehatan, juga kecukupan pangan. Seperti alpukat, nangka, kecombrang, bambu, dan pohon kayu.
Kata Ibu Roisa, pepohonan yang ditanam mereka juga bisa menjaga ketersediaan air. Sehingga warga tidak kekeringan pada saat kemarau. Selain itu, pepohonan juga bisa mencegah satwa liar masuk ke pemukiman dan dampak buruk dari cuaca ekstrim.
Saya membuat petisi ini, agar Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan bisa mendapat dukungan dari pemerintah. Saya berharap Kepala Pusat Riset Agroindustri BRIN Mulyana Hadipernata bisa memberi pelatihan, tentang pengetahuan untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Kalau petani perempuan bisa mendapat pelatihan dari BRIN soal pengetahuan agroindustri terkini, saya yakin hasil pertanian mereka akan meningkat. Dan upaya pelestarian TN Kerinci Seblat akan terus berjalan.
Tolong dukung petisi saya ya teman-teman. Agar kita bisa melihat TN Kerinci Seblat tetap lestari, dan mendukung petani perempuan di sana.
#PerempuanPelestariHutan
Salam,
Rika
Masalahnya
Kalau tidak ada kelompok perempuan ini, mungkin Taman Nasional Kerinci Seblat belum lestari seperti sekarang.
Saya Rika, dari Komunitas Perempuan Penyelamat Situs Warisan Dunia (KPPSWD). Sehari-hari, saya mendampingi Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan di TN Kerinci Seblat. Kebanyakan dari mereka adalah petani.
Di sana, saya belajar banyak dari ibu-ibu petani soal kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan. Salah satunya Ibu Roisa.
Ibu Roisa pernah bilang ke saya, kalau perempuan itu menanam bukan cuma untuk cari uang. Tapi perempuan juga menanam untuk kesehatan keluarga dan kelestarian lingkungan. Misalnya dengan menanam tanaman rempah, sayur, obat-obatan alami, dan pepohonan kayu dan buah.
Tapi, hasil tanaman petani perempuan di Kerinci Seblat tidak selalu bagus. Banyak masalah yang juga dihadapi petani. Misalnya perubahan cuaca karena krisis iklim, hama, dan penyakit tanaman. Akibatnya, jumlah dan kualitas hasil panen mereka menjadi semakin berkurang.
Saya merasa penting sekali mendukung petani perempuan di Kerinci Seblat. Sebab merekalah yang selama ini selalu berupaya melestarikan TN Kerinci Seblat.
Kalau tidak ada mereka, tidak banyak yang bisa menjaga hutan dari pembalakan liar dan perburuan satwa yang berpotensi merusak ekosistem Kerinci Seblat.
Mereka juga banyak menanam pohon yang bermanfaat dari segi ekonomi, kesehatan, juga kecukupan pangan. Seperti alpukat, nangka, kecombrang, bambu, dan pohon kayu.
Kata Ibu Roisa, pepohonan yang ditanam mereka juga bisa menjaga ketersediaan air. Sehingga warga tidak kekeringan pada saat kemarau. Selain itu, pepohonan juga bisa mencegah satwa liar masuk ke pemukiman dan dampak buruk dari cuaca ekstrim.
Saya membuat petisi ini, agar Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan bisa mendapat dukungan dari pemerintah. Saya berharap Kepala Pusat Riset Agroindustri BRIN Mulyana Hadipernata bisa memberi pelatihan, tentang pengetahuan untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Kalau petani perempuan bisa mendapat pelatihan dari BRIN soal pengetahuan agroindustri terkini, saya yakin hasil pertanian mereka akan meningkat. Dan upaya pelestarian TN Kerinci Seblat akan terus berjalan.
Tolong dukung petisi saya ya teman-teman. Agar kita bisa melihat TN Kerinci Seblat tetap lestari, dan mendukung petani perempuan di sana.
#PerempuanPelestariHutan
Salam,
Rika
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 9 September 2023