Kemenangan

HAPUSKAN UJIAN NASIONAL

Petisi ini membuat perubahan dengan 24.657 pendukung!


Kenapa UN HARUS Dihapuskan

Dear Kementrian Pendidikan dan Budaya RI, kami bukan manja atau cengeng atau pemalas, kami juga bukan bodoh. Kami juga sebenarnya tidak peduli ada corona atau tidak, sebenarnya sejak awal kami ingin UN dihapuskan (Corona salah satu trigger untuk menyuarakan pendapat). UN jujur hanya menjadi TEKANAN bagi siswa dan TIDAK membawa faedah bagi kami. KELULUSAN kami memiliki persentase paling tinggi di Ujian Sekolah, lantas apa kegunaan kami melakukan UN? UN hanya sekedar jadi formalitas untuk melanjutkan tradisi-tradusu pendidikan kuno yang tidak selaras dengan perkembangan pendidikan saat ini, kita hidup di zaman mana SKILL jauh lebih dihargai daripada nilai UN. Kami tidak meminta banyak, setelah kami masuk sekolah karena liburan Corona, kami minta UN langsung dihapuskan, kami setiap hari belajar mati-matian dengan pelajaran yang kami tidak paham angka dan katanya. Kami hanya membabi buta mempelajari sesuatu yang sejujurnya TIDAK AKAN KAMI PAKAI ketika kami kuliah atau bekerja nanti, walaupun terpakai kami tetap akan memepelajarinya kembali saat masuk ke perguruan tinggi. Lantas, apa esensi dari kami belajar gila-gilaan, bimbel gila-gilaan hanya demi sebuah TRADISI? UN hanya membuat kami Frustasi, dan Tertekan. UN hanya menghabiskan WAKTU, UANG, dan TENAGA. Kami bukan mengambil kesempatan dalam kesempitan, tapi ada baiknya dipertimbangkan kembali keinginan kami. Mungkin jika UN benar jadinya dihapuskan dan lagi-lagi pemerintah menginginkan kompetisi penilaian lanjutan dari USBN, maka kami menyarankan mengerjakan project atau tugas praktek saja. Saya mewakili segenap pelajar di Indonesia.

-Evan Tjoa Putra



Hari ini: Evan mengandalkanmu

Evan Tjoa membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kementrian Pendidikan RI: HAPUSKAN UJIAN NASIONAL". Bergabunglah dengan Evan dan 24.656 pendukung lainnya hari ini.