Segerakan Moratorium Program Studi S1 Farmasi untuk Farmasis yang Lebih Cerdas!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 10.000.


Moratorium menurut KBBI adalah suatu tindakan penangguhan atau penundaan. Moratorium pendidikan kefarmasian adalah upaya penangguhan atau penundaan sementara program studi S1 Farmasi di Indonesia hingga waktu yang ditentukan.

 
Berdasarkan data terkini, pada tanggal 12 Desember 2018 terdapat 95 prodi sarjana farmasi yang belum terakreditasi dari total 200 prodi dan 3  prodi apoteker yang belum terakreditasi dari total 40 prodi. Sedari bulan Juni hingga Desember 2018, sebanyak 18 prodi S1 farmasi baru telah dibuka, sedangkan hanya 2 prodi apoteker yang dibuka. Hal ini menunjukkan tingginya angka pertumbuhan program studi S1 Farmasi di Indonesia, yang kedepannya dapat mengakibatkan ketidakseimbangan pendidikan farmasi, baik sarjana maupun profesi dalam segi kualitas maupun kuantitas. Oleh karena itu, moratorium harus dilakukan dengan harapan dapat memberikan ruang dan waktu bagi institusi farmasi untuk meningkatkan kualitasnya, dengan cara meningkatkan akreditasi, yang semula belum terakreditasi ataupun berada di bawah B, untuk ditingkatkan menjadi (minimal) B sehingga dapat membuka prodi profesi apoteker. Pemerintah harus sadar bahwa pembenahan kualitas sangat perlu untuk mencetak lulusan sarjana farmasi yang berkompeten.


Ada tindakan, pasti ada dampak. Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya moratorium ini dapat menciptakan kesetaraan dalam standardisasi kompetensi apoteker dan menghilangkan ketumpangtindihan antara jumlah lulusan program studi S1 Farmasi dengan jumlah lulusan PSPA (profesi). Serta, dapat memberikan kesempatan bagi Kemenristekdikti, APTFI, dan institusi yang berkaitan untuk terlebih dahulu melakukan evaluasi, perbaikan, dan pembenahan tata kelola pembukaan program studi S1 farmasi pada parameter kurikulum, SDM, maupun fasilitas agar dapat mencetak apoteker handal di masa depan.


Mari kita dukung dan ikuti gerakan ini dengan memberikan tanda tangan, dan tak lupa untuk menyebarluaskan berita ini agar lebih banyak orang tau, mendukung, dan berpartisipasi!


Hidup Mahasiswa Farmasi Indonesia!