KEMBALIKAN KAWAH IJEN KE PELUKAN BANYUWANGI

KEMBALIKAN KAWAH IJEN KE PELUKAN BANYUWANGI

0 telah menandatangani. Mari kita ke 2.500.
Dengan 2.500 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin untuk diliput oleh media lokal!
Forum Rakyat Peduli Kawah Ijen Banyuwangi memulai petisi ini kepada Bupati Banyuwangi dan

Kami Forum Rakyat Peduli Kawah Ijen Banyuwangi meminta pertanggungjawaban Bupati Banyuwangi atas diserahkannya Kawah Ijen ke Pemerintah Kabupaten Bondowoso

Kawah ijen atau gunung ijen merupakan adalah salah satu gunung yang terletak diantara 3 Kabupaten yang masih aktif sampai sekarang. Memiliki ketinggian 2.443 m dari atas permukaan laut, berdinding kaldera setinggi 300-500 m. Ijen merupakan satu komplek gunung berapi yang terdiri dari kawah gunung Ijen dan dataran tingginya. 

Sebagai penduduk banyuwangi, Gunung ijen merupakan gunung yang letaknya masuk dalam wilayah kabupaten banyuwangi. Sejumlah dokumen otentik yang menunjukkan bahwa Kawah Ijen masuk Banyuwangi. Sejumlah peta antara lain Residen Besoeki Afdeling Banyuwangi 1895; Java Resn Besoeki 1924 Blad XIIIC (Pengukuran 1917 - 1918 dan 1922);  Java Resn Besoeki 1924 Blad LXXXVIII B (Alg.No. XVIII-58B) (Pengukuran 1917 – 1918);  Peta Idjen Hoogland 1920 (Pengukuran Dinas Topografi Belanda 1917 – 1918); Java Resn Besoeki 1925 Blad XCIV A (Pengukuran  1920 dan 1922);  Java & Madura 1942 Sheet No 59/XLIII-A, US Army Map Service; Peta Water Suplly Banyuwangi 1945; Jaaverslag Van Den Topographischen Dienst in Nederlandsch-Indie. 

Namun demikian, sampai saat ini masih belum ada penetapan resmi dari pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri terkait hak milik gunung ijen tersebut. Hal inilah yang mengakibatkan kerap terjadi “perebutan” antara Pemkab Banyuwangi dengan Pemkab Bondowoso terkait kawah ijen tersebut. 

Kabar terkait dengan Nota Kesepakatan antara Bupati Banyuwangi dan Bupati Bondowoso tentang penandatanganan kesepakatan batas daerah subsegmen kawah ijen menuai penolakan keras oleh masyarakat Banyuwangi. Ada indikasi “pelepasan” Kawah Ijen didalam kesepakatan antar 2 daerah itu. Ini tentu sangat melukai rakyat Banyuwangi karena Ijen “dilepaskan” begitu saja. Padahal berbicara Ijen bukan hanya soal hak kepemilikan dan sumber daya alam yang terkandung didalamnya saja, namun Ijen bagi rakyat Banyuwangi lebih dari “Prestige” yang mampu memposisikan lebih tinggi dibanding dengan daerah lain. 

Pemerintah banyuwangi telah lalai dan ceroboh dalam mengambil keputusan menandatangani Nota tersebut. Pasalnya, sebagian besar potensi pemasukan dari wisata alam “Ijen Crater” tersebut nyaris sirna dari Pendapatan Asli Daerah Banyuwangi. Seharusnya Bupati Banyuwangi tidak serta merta membubuhkan tanda tangan kedalam kesepakatan apapun tanpa mengetahui lebih jelas dan rinci tentang apa yang disepakati, tidak terkecuali terkait Kawah Ijen. 


0 telah menandatangani. Mari kita ke 2.500.
Dengan 2.500 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin untuk diliput oleh media lokal!