Keluarkan pelaku perundungan di Universitas Udayana

Masalahnya

Semasa hidup, saya pernah menjadi korban bully hingga mendorong saya untuk berpikir mengakhiri hidup saya sendiri. Tindakan ini tidaklah mudah dan meninggalkan bekas luka yang dalam yang saya bawa sampai hari ini. Namun, saya merasa harus berbagi cerita ini karena ada seseorang yang tidak seberuntung saya - seorang mahasiswa Universitas Udayana bernama Timothy Anugrah.

Timothy, yang masih sangat muda dan memiliki masa depan cerah, mengambil keputusan tragis untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai dua bangunan di kampus. Penyebabnya? Perlakuan kejam yang didapatkannya dari sesama mahasiswa. Meski Timothy telah berpulang, tindakan bully terus berlanjut bahkan pada jasadnya, melalui grup WhatsApp. Ini adalah penghinaan terhadap martabat manusia dan sesuatu yang harus dihentikan.

Kami mendesak pihak Universitas Udayana untuk mengambil tindakan serius dalam kasus ini. Kami berharap agar para pelaku perundungan, yaitu Erigo, James Halim, Calista Amore Manurung, serta tujuh pelaku lainnya, dikeluarkan (drop out) dari kampus. Mereka tidak pantas berada dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya aman dan menopang setiap mahasiswa.

Selain itu, kami mengajak pihak HRD untuk memblacklist pelaku perundungan ini dari kesempatan kerja masa depan. Dengan langkah ini, kita dapat mengirimkan pesan kuat bahwa tindakan perundungan tidak akan pernah diterima dan akan ada konsekuensi yang serius bagi yang melakukannya.

Kami harus berdiri bersama untuk menghentikan siklus kekerasan ini agar tidak ada lagi Timothy-Timothy lain yang merasakan kehilangan harapan, dan merasa terasing di tengah komunitas yang seharusnya mendukung mereka.

Silakan tandatangani petisi ini untuk menuntut keadilan bagi Timothy dan menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan intimidasi. Ayo, bersama kita bisa membuat perubahan nyata.

avatar of the starter
D MPembuka Petisi

1.210

Masalahnya

Semasa hidup, saya pernah menjadi korban bully hingga mendorong saya untuk berpikir mengakhiri hidup saya sendiri. Tindakan ini tidaklah mudah dan meninggalkan bekas luka yang dalam yang saya bawa sampai hari ini. Namun, saya merasa harus berbagi cerita ini karena ada seseorang yang tidak seberuntung saya - seorang mahasiswa Universitas Udayana bernama Timothy Anugrah.

Timothy, yang masih sangat muda dan memiliki masa depan cerah, mengambil keputusan tragis untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai dua bangunan di kampus. Penyebabnya? Perlakuan kejam yang didapatkannya dari sesama mahasiswa. Meski Timothy telah berpulang, tindakan bully terus berlanjut bahkan pada jasadnya, melalui grup WhatsApp. Ini adalah penghinaan terhadap martabat manusia dan sesuatu yang harus dihentikan.

Kami mendesak pihak Universitas Udayana untuk mengambil tindakan serius dalam kasus ini. Kami berharap agar para pelaku perundungan, yaitu Erigo, James Halim, Calista Amore Manurung, serta tujuh pelaku lainnya, dikeluarkan (drop out) dari kampus. Mereka tidak pantas berada dalam lingkungan pendidikan yang seharusnya aman dan menopang setiap mahasiswa.

Selain itu, kami mengajak pihak HRD untuk memblacklist pelaku perundungan ini dari kesempatan kerja masa depan. Dengan langkah ini, kita dapat mengirimkan pesan kuat bahwa tindakan perundungan tidak akan pernah diterima dan akan ada konsekuensi yang serius bagi yang melakukannya.

Kami harus berdiri bersama untuk menghentikan siklus kekerasan ini agar tidak ada lagi Timothy-Timothy lain yang merasakan kehilangan harapan, dan merasa terasing di tengah komunitas yang seharusnya mendukung mereka.

Silakan tandatangani petisi ini untuk menuntut keadilan bagi Timothy dan menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan intimidasi. Ayo, bersama kita bisa membuat perubahan nyata.

avatar of the starter
D MPembuka Petisi
Dukung sekarang

1.210


Perkembangan terakhir petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 17 Oktober 2025