Tangkap Provokator/Korlap Pembakaran Masjid di Tolikara, Papua, dan Bubarkan GIDI.

Tangkap Provokator/Korlap Pembakaran Masjid di Tolikara, Papua, dan Bubarkan GIDI.

Masalahnya

Terlalu sederhana Pemerintah menganggap persoalan ini bukanlah sesuatu yg sangat serius. Ini bisa menjadi bom waktu baik bagi GIDI maupun pihak lain yg merasa tersakiti. Jika dikaitkan dengan surat GIDI yang melarang Perayaan Idul Fitri dan Penggunaan Jilbab serta melarang Organisasi Kristen lainnya mendirikan Tempat Ibadah di Tolikara, bukankah itu sudah menjadi ancaman stabilitas Daerah/Negara???, Bahkan GIDI sudah bisa dianggap sebagai Organisasi Teroris jika mrk berpandangan seperti itu sebagaimana dalam suratnya, apa bedanya dengan Jamaah Islamiah atau Organisasi lain (yang dipandang sebagai Teroris) karena mengancam stabilitas Negara. Hal-hal seperti ini yang perlu mendapat perhatian serius. Substansi masalah semakin kabur dengan pengalihan isu soal pengeras suara. Kita tidak ingin kejadian terulang atau malah bisa berlanjut dengam skema dan pola yang sama ataupun berbeda, yang kita inginkan adalah ketenangan dan kedamaian. Sederhananya, Satu, apapun permasalahan (tuntutan) GIDI sangat tidak tepat karena bertepatan dgn perayaan keagamaan yang telah di SK Menterikan. Kedua, masalah ini menjadi bias karena Pemerintah tidak lagi fokus apa penyebab mereka beraksi. Aksi dari GIDI awalnya adalah melakukan protes terhadap umat Islam yang melaksanakan shalat Ied di halaman Makoramil (Ribut2 disertai dengan pelemparan batu). Namun karena aksi tersebut dipandang aparat kepolisian sudah mulai brutal sehingga aparat mengambil tindakan represif setelah tembakan peringatan. Akibat tindakan represif aparat tersebut massa menjadi beringas dengan melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran di pasar. Bukankah sudah jelas awal masalahnya yaitu melarang umat lain melaksanakan ibadah. Tapi Point ini tidak masuk dalam laporan hasil kunjungan Pangdam. Jadi kami meminta agar Pemerimtah menahan Provokator/Korlap Aksi Pembakaran Masjid, Menggangu jalannya Idul Fitri, dan meminta agar GIDI dibubarkan!!
avatar of the starter
Salfar RidwanPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 104 pendukung

Masalahnya

Terlalu sederhana Pemerintah menganggap persoalan ini bukanlah sesuatu yg sangat serius. Ini bisa menjadi bom waktu baik bagi GIDI maupun pihak lain yg merasa tersakiti. Jika dikaitkan dengan surat GIDI yang melarang Perayaan Idul Fitri dan Penggunaan Jilbab serta melarang Organisasi Kristen lainnya mendirikan Tempat Ibadah di Tolikara, bukankah itu sudah menjadi ancaman stabilitas Daerah/Negara???, Bahkan GIDI sudah bisa dianggap sebagai Organisasi Teroris jika mrk berpandangan seperti itu sebagaimana dalam suratnya, apa bedanya dengan Jamaah Islamiah atau Organisasi lain (yang dipandang sebagai Teroris) karena mengancam stabilitas Negara. Hal-hal seperti ini yang perlu mendapat perhatian serius. Substansi masalah semakin kabur dengan pengalihan isu soal pengeras suara. Kita tidak ingin kejadian terulang atau malah bisa berlanjut dengam skema dan pola yang sama ataupun berbeda, yang kita inginkan adalah ketenangan dan kedamaian. Sederhananya, Satu, apapun permasalahan (tuntutan) GIDI sangat tidak tepat karena bertepatan dgn perayaan keagamaan yang telah di SK Menterikan. Kedua, masalah ini menjadi bias karena Pemerintah tidak lagi fokus apa penyebab mereka beraksi. Aksi dari GIDI awalnya adalah melakukan protes terhadap umat Islam yang melaksanakan shalat Ied di halaman Makoramil (Ribut2 disertai dengan pelemparan batu). Namun karena aksi tersebut dipandang aparat kepolisian sudah mulai brutal sehingga aparat mengambil tindakan represif setelah tembakan peringatan. Akibat tindakan represif aparat tersebut massa menjadi beringas dengan melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran di pasar. Bukankah sudah jelas awal masalahnya yaitu melarang umat lain melaksanakan ibadah. Tapi Point ini tidak masuk dalam laporan hasil kunjungan Pangdam. Jadi kami meminta agar Pemerimtah menahan Provokator/Korlap Aksi Pembakaran Masjid, Menggangu jalannya Idul Fitri, dan meminta agar GIDI dibubarkan!!
avatar of the starter
Salfar RidwanPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Perkembangan Terakhir Petisi