#DemokrasiJanganDikorupsi (Banjarmasin Tolak Money Politics)

Petisi ini mencapai 16 pendukung

Masalahnya

Pilkada Kota Banjarmasin yang saat ini sedang berlangsung sedang memasuki babak intrik Politik. Bermunculan informasi terkait money politic yang terjadi di Banjarmasin.

Dari informasi yang ditemukan di lapangan akan terjadi pembagian uang melalui paket dan kupon sedang ramai diterima oleh warga. Hal ini tentunya akan sangat merusak demokrasi yang telah dibangun sejak reformasi 1998.

Kami berharap semua pihak khususnya para pemimpin lembaga-lembaga di Banjarmasin, untuk dapat bertindak tegas menghentikan segala upaya membeli suara dengan uang ataupun alat-alat lainnya. Harus ada himbauan tegas untuk menolak perilaku ini dan hukum harus ditegakkan sesuai aturan yang berlaku.

Harus ada Satuan Tugas Khusus yang dibentuk untuk menangani politik uang saat ini, karena semakin gencarnya pihak-pihak tertentu mencoba menghancurkan demokrasi dengan imbalan uang. Harus ada tindakan masif dan efek jera bagi mereka yang ingin memperjualbelikan suara rakyat dalam kondisi Politik ini.

Kami juga mengajak seluruh warga Kota Banjarmasin untuk bisa menjaga wilayahnya mendirikan pos pos Anti Money Politik. Ajakan untuk kepada warga agar bersama-sama mengamankan wilayahnya dari orang-orang yang ingin membagikan uang untuk membeli suara dan mengajak kepada warga untuk melaporkan semua tindakan yang terkait dengan Money Politik. Tangkap pelakunya dan laporkan kepada pihak terkait akan memberikan efek jera.

Demokrasi adalah Pesta kita semua bukan pesta para cukung politik untuk memperkuat cengkraman Kekuasaan yang malah untuk kepetingan Kelompoknya. Bersama kita dapat memastikan Demokrasi berjalan sebagaimana mestinya (Jujur, Adil dan Berdaulat).

#DemokrasiJanganDikorupsi
Salam Hormat,
Lukman Sukaryadi

avatar of the starter
Lukman SukaryadiPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Kapolda Kalsel
Kapolda Kalsel
Kapolresta Banjarmasin
Kapolresta Banjarmasin
KPU Kalsel
KPU Kalsel
Bawaslu Kalsel
Bawaslu Kalsel
MUI Kalsel
MUI Kalsel

Perkembangan Terakhir Petisi