Tolak dan Usir Penambangan Pasir di Desa Keposong Boyolali #saveposongboyolali

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Kami adalah warga desa keposong boyolali. Sebagian besar dari kami adalah petani yang memanfaatkan tanah untuk mendapatkan sesuap nasi. Kami hidup dari apa yang tumbuh di atas tanah kami. Setiap jengkal tanah keposong adalah hidup kami, adalah warisan leluhur kami, adalah pusaka hidup kami.
Tapi hari ini, semua itu di rampas secara licik dan semena mena dari kami. Tiba tiba pada tanggal 17 juli 2019 datang alat berat yang akan menghancurkan tanah leluhur kami. Alat berat yang akan menambang di atas tanah kami tanpa pemberitahuan dan sosialisasi ke kami. Kami adalah korban dari pengusaha culas, tamak dan licik yang di damping penguasa yang dzolim yang semua itu menghancurkan mimpi mimpi setiap anak anak kami.
 
Tanah kami di tambang tanpa pemberitahuan, namun lucunya mereka memiliki izin seolah kami mengijinkan. Izin tambang resmi seolah mereka melalui semua tahapan dan memenuhi semua persyaratan dengan baik. Tapi bahkan kami tidak tau siapa mereka dan dari mana mereka mendapatkan semua rekomendasi itu.
 
Seharusnya tanah kami bukan zona tambang, bahkan secara UU pun penambangan di tanah kami itu harusnya illegal. Kami tidak yakin dengan legalitas surat Ijin Usaha Penambangan atas nama sdr. Lukito. Di karena kami merasa tidak pernah di libatkan dalam proses analisis dampak lingkungan hidup di dalam prosedur pemberian ijin Usaha Penambangan seperti di amanatkan dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012 Tentang Keterlibatan Masyarakat Dalam Proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup Dan Ijin Lingkungan. Tahun 2013 sosialisasi akan di lakukanya aktifitas penambangan di Desa Keposong pernah di lakukan tetapi gagal di tengah jalan, di sebabkan kami masyarakat Desa Keposong tidak pernah menyetujui aktifitas penambangan galian C.  
 
Dan taukah kalian yang lebih lucu lagi. Saat kami berusaha melaporkan semua ini kepihak pihak yang kami rasa memiliki kekuasaaan untuk mengusir penambang itu, kami justru di intimidasi noleh oknum oknum penegak hukum. Kami di tindas di tanah kami sendiri.
 
Kami di perkosa di atas tanah leluhur kami, kami di dzolimi, kami di tipu tanpa belas kasihan.
Mimpi anak anak kami di rebut dan kami tidak tau lagi harus melapor kemana. Bahkan gubernur dan bupati yang seharusnya melindungi kami seolah menutup mata.
 
Tolong bantu kami tanda tangani petisi ini agar kami bisa mendapatkan hak kami lagi. Agar keadilan berdiri tegak di atas tanah leluhur kami. Agar kami melihat bahwa Indonesia masih menjadi negara yang berkeadilan social bagi seluruh warganya.

https://www.instagram.com/aliansiwargakeposong/

email kami aliansiwargakeposong@gmail.com