PETISI SELAMATKAN PESISIR SELATAN "DUKUNG RUSMA YUL ANWAR - RUDI HARIYANSYAH"

PETISI SELAMATKAN PESISIR SELATAN "DUKUNG RUSMA YUL ANWAR - RUDI HARIYANSYAH"

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.
Dengan 1.500 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin untuk diliput oleh media lokal!
KOALISI MASYARAKAT PESISIR SELATAN memulai petisi ini kepada Joko Widodo (Presiden Republik Indonesia) dan

Kepada Yang Terhormat,

  1. Presiden Republik Indonesia.
  2. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.
  3. Mahkamah Agung Republik Indonesia.
  4. Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
  5. Gubernur Provinsi Sumatera Barat.
  6. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan.
  7. KAPOLRES Kabupaten Pesisir Selatan.
  8. DANDIM 0311 Kabupaten Pesisir Selatan.
  9. Kepala Kejaksaan Negeri Painan.

PETISI SELAMATKAN PESISIR SELATAN
"DUKUNG RUSMA YUL ANWAR - RUDI HARIYANSYAH UNTUK MENJALANKAN RODA PEMERINTAHAN DENGAN BAIK DAN LANCAR"

Lima tahun terakhir, kondisi Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar mulai mengalami kemunduran. Baik dari sisi ekonomi, sosial maupun budaya. Kondisi itu tergambar dari berbagai data indikator yang ditampilkan Badan Pusat Statistik.

9 Desember 2020, kami masyarakat Pesisir Selatan menumpangkan harapan untuk bisa kembali bangkit dan maju di segala bidang. Sejajar dengan daerah lain bersama Rusma Yul Anwar - Rudi Hariyansyah.

Tumpangan harapan itu kami tunjukkan melalui dukungan terhadap pasangan calon bupati-wakil bupati Rusma Yul Anwar - Rudi Hariyansyah yang mencapai 57 persen lebih.

Sebagai masyarakat, kami meyakini Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati mampu membawa perubahan yang lebih baik ke depannya bagi daerah kami.

Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Visi-misi yang diusungnya kami nilai selaras dengan kebutuhan daerah, yakni fokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Di dalamnya mencakup beberapa indikator. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan gratis. Kami sadar, saat ini masih ada anak-anak kami di Pesisir Selatan yang putus sekolah gara-gara tidak punya biaya sekolah.

Kedua, peningkatan taraf kesehatan masyarakat melalui pengobatan gratis. Betapa tidak, di Pesisir Selatan tak sedikit masyarakat yang batal berobat karena ketiadaan biaya. Bahkan, ada yang tersandera di rumah sakit karena tidak bisa melunasi biaya berobat.

Ketiga, meningkatkan pengeluaran per kapita masyarakat. Upaya itu tentu berkaitan erat dengan pendapatan per kapita. Fokus pembangunan ekonomi diselaraskan dengan sumber pertumbuhan utama, sehingga memberikan nilai tambah yang signifikan.

Mengutamakan pelaku usaha lokal dalam kegiatan belanja modal barang dan jasa pemerintah. Dengan demikian, kami yakin, perekonomian daerah bakal bergairah.

Namun, sebelum harapan itu dapat kami wujudkan, ternyata ada pihak-pihak yang ingin merenggutnya, dengan mencabik rasa keadilan publik, terhadap penzholiman kepemimpinan Bupati terpilih pada pilkada 2020 Kabupaten Pesisir Selatan, dari mereka yang tidak ingin adanya kedamaian di Negeri Sejuta Pesona ini.

Mereka adalah kelompok-kelompok yang dimotori bupati sebelumnya, Hendrajoni sebagai kompetitor yang kalah. Berbagai upaya mengoyak-ngoyak keutuhan daerah kami terus ia lakukan. Warga menjadi terkotak-kotak.

Karena itu, guna menunaikan harapan itu sesuai Visi-Misi bupati terpilih dan dilantik secara sah pada 26 Februari 2021, kami segenap masyarakat Pesisir Selatan mengajukan PETISI :

  1. Kami meminta agar Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan tidak terseret ke dalam kondisi politik, mengingat perkara ini sarat dengan muatan politik, serta memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan hukum.
  2. Kami merasa adanya ketidakadilan dan diskriminasi dalam hal penegakan hukum dalam perkara Rusma Yul Anwar, hal ini dapat dilihat dari 4 (empat) kegiatan serupa pada satu hamparan, hanya perkara Rusma Yul Anwar yang diproses secara hukum, bahkan pada saat yang sama pemerintah juga melakukan pelanggaran hokum serupa dalam proses pembangunan infrastruktur di lokasi tersebut.
  3. Memberikan kepercayaan secara penuh pada Rusma Yul Anwar sebagai Bupati untuk memimpin Kabupaten Pesisir Selatan, sesuai janji dan program pengabdian serta visi - misi yang disampaikan Rusma Yul Anwar selama kampanye.
  4. Kami pemilih dari pemilihan kepala daerah Kabupaten Pesisir Selatan telah memberikan keperayaan pilihan kami kepada Rusma Yul Anwar  yang telah dilantik pada tanggal 26 Februari 2021. Untuk itu, kami memohon kepada ibuk Kajari Pesisir Selatan menangguhkan eksekusi terhadap Bupati terpilih, sehingga Bupati bisa menyusun RPJMD dan menunaikan janji politiknya saat berkampanye antara lain, tentang pengobatan gratis. pendidikan gratis dan pemulihan ekonomi selama pandemi.
  5. Menegaskan pada DPRD Kabupaten Pesisir Selatan untuk tidak menggelar kegiatan apa pun terkait pemberhentian Rusma Yul Anwar sebagai Bupati.
  6. Kemudian, pada siapa pun dan pihak mana pun juga, kami tegaskan untuk tidak ikut mengambil celah dan keuntungan dari kondisi ini untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Kami tidak ingin keutuhan dan kedamaian kami dirong-rong oleh pihak manapun.

Demikian PETISI ini kami buat dan kami tandatangani secara sah dan dengan kesadaran penuh demi daerah yang kami cintai dan sebagai antisipasi dari gejolak sosial.

Dibuat di Painan, Kabupaten
Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat
Pada Tanggal 5 Maret 2021.

Oleh: MUSYAWARAH PETISI SELAMATKAN PESISIR SELATAN

Note:
Selain Petisi Online, Petisi ini juga dibarengi dengan Pengumpulan Tanda tangan & Fotocopy KTP oleh para relawan di 15 Kecamatan di Pesisir Selatan, Prov. Sumbar.

Jumlah Tanda Tangan dan Foto copy KTP yang telah terkumpul Update per 16 Maret 2021 sudah berkisar 32.000 orang pendukung.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.
Dengan 1.500 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin untuk diliput oleh media lokal!