Permohonan Bantuan Pemerintah Untuk Penangguhan Pembayaran Kredit

0 telah menandatangani. Mari kita ke 2.500.



Surat Terbuka

Tentang dampak Virus Corona ( Covid - 19 ) Terhadap nasib hidup Pengemudi Online yang adalah buruh lepas harian.

Kepada Yang Terhormat

Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo

Bapak Presiden yang kami hormati ,

Pekerjaan saya saat ini adalah Pengemudi Individu Online sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil di sektor transportasi berbasis aplikasi (Angkutan Sewa Khusus) sesuai dengan Nomer Induk Berusaha dan Izin Usaha Mikro Kecil yang saya miliki melalui layanan OSS yang di buat oleh Kementerian Bidang Perekonomian.

Mohon maaf jika saya membuat surat terbuka ini karena saya tidak tahu kemana surat akan saya tujukan mengingat birokrasi yang rumit, sekaligus untuk membuktikan benarkah kekuatan digital 4.0 itu ada di Indonesia..?

Saya memohon kepada Bapak Presiden tentang nasib saya dan rekan Pengemudi lain yg berprofesi seperti saya , yang mencari nafkah dan hidup dari penghasilan harian. Karena kebijakan yang telah dibuat dan diberikan oleh Aparatur Sipil Negara untuk Work From Home (Bekerja Dari Rumah) yang membuat masyarakat umum jadi sangat mengurangi aktifitas di luar rumah , yang akhirnya orderan yg kami dapatkan sangat sedikit sekali dan tidak cukup untuk biaya operasional dan bahkan biaya makan kami sehari-hari. Belum lagi viralnya video yang dibuat oleh Menteri Pendidikan yang menghimbau kepada masyarakat luas untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, padahal Bapak Menteri tersebut adalah seorang pendiri aplikasi berbasis Transportasi.

Permasalahan yang saya ingin utarakan adalah sesusah apapun ekonomi yang Pengemudi alami, pihak leasing dan perbankan tidak mau tahu, cicilan harus tetap dibayar dan jika telat bayar maka akan ada denda dan sanksi sampai penarikan unit mobil atau motor. Itulah yg lebih menakutkan bagi kami daripada virus Covid-19.

Apalagi muncul pemberitahuan BNPB bahwa darurat Virus Covid-19 menjadi 91 Hari. Pada kenyataannya telat satu minggu saja pihak Penagih atau Collector sudah menagih, apalagi sampai telat 90 hari yang artinya cicilan akan telat 3 Bulan dengan kondisi seperti ini. Pastinya akan terjadi konflik horizontal terbuka antar sesama Rakyat Indonesia, yaitu kami para Pengemudi Online yang jutaan kepala jumlahnya yang tidak rela kendaraannya ditarik akibat bencana internasional Corona ini dengan sejumlah rekan Debt Collector yg memang berprofesi menarik kendaraan yang macet kreditnya.

Permintaan kami adalah memohon Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo menginstruksikan secara tertulis berupa Peraturan Presiden kepada jajaran Bapak supaya Pihak Leasing / Perbankan agar melakukan Penangguhan Pembayaran Kredit dan atau tidak melakukan denda keterlambatan atau penarikan kendaraan karena dampak virus Covid-19 ini , seminimnya 90 hari, dan jika ada pihak leasing / Perbankan yang tidak mengikuti,  kami diberikan sebuahh wadah yang dapat membantu juga mengadukannya.  

Karena jika penarikan unit tetap berjalan ditengah ekonomi yang terpengaruh dampak virus Corona ( Covid - 19 ) ini , maka kami akan kehilangan aset kendaraan kami yg sudah kami cicil sekian waktu lamanya hanya karena kebijakan Work From Home tersebut. Yang berarti akan ada sangat banyak unit mobil dan motor yg akan ditarik leasing karena kredit macet, dan kami akan kehilangan kendaraan yang kami kredit sebagai Alat Usaha kami untuk bisa mandiri sesuai semangat UMKM yang Bapak Presiden canangkan ( Tidak merepotkan Kementerian Tenaga Kerja dan Menko Perekonomian RI ) untuk mencari penghidupan yang layak bagi diri kami dan keluarga kami.

Bagi saya dan rekan Pengemudi Online lainnya, kami lebih takut mati karena kelaparan daripada mati karena virus Covid-19, karena mati kelaparan lebih menyakitkan dan memalukan.

Kami Pengemudi Online  berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa , semoga surat terbuka ini bisa sampai dibaca dan ditindaklanjuti oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo. Saya memohon maaf atas kekurangan dan keterbatasan dalam penulisan surat ini . Terima kasih sebelumnya dan sangat besar harapan kami Presiden Republik Indonesia Bapak  Ir . H. Joko Widodo mengabulkan permohonan kami selaku pelaku UMK sektor Transportasi Online, dan terima kasih buat rekan  yang sudah membantu meneruskan surat terbuka ini hingga dibaca oleh Bapak Presiden Republik Indonesia ataupun yang berkepentingan.

Hormat Kami,
Jakarta, 20 Maret 2020

 

Pengemudi Transportasi online