Mohon Presiden RI Batalkan Kartu Prakerja, Pemborosan Uang Rakyat di Saat Bencana

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Alokasi Rp 1 Juta dari total insentif Rp 3,55 Juta per orang pada program Kartu Prakerja untuk 5,6 juta peserta adalah untuk membeli video pelatihan dari 8 platform. Total nilainya jadi 5,6 Trilyun. Jumlah video ini disebut salahsatu sumber Pemerintah berjumlah 1.300 video yang bisa dipilih. Artinya, Platform berpotensi mendapat rata rata Rp 4,3 Milyar hanya dari 1 video. Atau rata-rata setiap 1 Platform bisa mendapat Rp 700 Milyar (5,6 T dibagi 8 platform). LUAR BIASA! Padahal semestinya negara bisa melaksanakan tujuan tersebut dengan anggaran yang jauh lebih murah. Misalnya dengan proyek pengadaan video saja dimana video dibeli dan menjadi milik negara. Sehingga bisa dinikmati oleh seluruh rakyat dengan (bahkan) gratis. Misal jika 1 video diberi pagu Rp 20 juta saja maka itu dikali 1.300 video hanya akan sejumlah Rp 26 Milyar. Dan bisa didaya gunakan oleh jumlah perserta yang tak terbatas dan waktu yang tak terbatas (hingga anak cucu kita).

BANDINGKAN: Rp 5,6 Trilyun hanya untuk 5,6 Juta orang dan sekali saja. DIBANDING Rp 26 Milyar untuk perserta yang tak terbatas dan waktu yang tak terbatas.

Mohon Presiden RI BATALKAN pemborosan anggaran ini SEGERA. Negara dan Rakyat membutuhkan program yang LEBIH TEPAT dan LEBIH MANFAAT.

God Bless INDONESIA.