Petisi ditutup

Copot Jabatan KAPOLDA PAPUA IRJEN POL Yotje Mende Serta Usut Tuntas dan Tangkap OKNUM yang Menyebabkan Kerusuhan di TOLIKARA PAPUA

Petisi ini mencapai 169 pendukung


CATATAN KELABU SHOLAT IED UMAT ISLAM DI PAPUA

Melaporkan pada pukul 07.00 Wit di distrik Karubaga Kab.Tolikara telah terjadi aksi pelemparan batu oleh warga masyarakat yang berjumlah +/- 200 org utk membubarkan masyarakat muslim yang akan melaksanakan sholat Ied di lap Kantor Koramil Karubaga

  1. Dg Kronologis kejadian :Pukul 07.00 imam mengumandangkan Takbir pertama lalu masyarakat berjumlah 200 org yg berasal dr 3 penjuru (dari Bandara, Pasar dan Kp.Giling Batu) koordinator sdr. Marthen Jingga melaksanakan pelemparan dg berteriak "Bubarkan...Bubarkan"
  2. pukul 07.05 aparat Kam Brimob, Yonif 756 dan Polres Tolikara membubarkan masa dengan mengeluarkan tembakan peringatan, lalu masy Muslim membubarkan diri
  3. pukul 07.30 : masih dilaks koord antara aparat keamanan, bupati dan tokoh agama, sesuai dg kesepakatan kmrn bahwa bupati akan menjamin keamanan dlm pelaksanaan Sholat Ied
  4. Situasi terakhir s.d 07.45 masih dilakukan koord dan aparat keamanan masih mengeluarkan tembakan kearah atas, krn massa masih berkumpul di 3 titik tersebut.
  5. Keputusan terakhir Sholat ied tdk jadi dilaksanakan.
  6. Pada pukul 08.00 Wit, terjadi pembakaran 30 kios dan 1 musholah di depan Koramil.

Issue yg beredar bahwa ada korban masyrakat yg tertembak namun masih dicek kebenarannya.

Kerugian :
- materil : 30 Kios dan 1 musholah dibakar Massa.
#apakabarpegiatHAM?? apakah Mereka Peduli dengan Kasus Ini?

Hal Ini Membuat Kami Geram Karena Seringkali Umat MUSLIM di Dunia selalu Mengalami Diskriminasi dimanapun Oleh Kaum Mayoritas

apalagi WAPRES Kita Berkomentar PEMICUNYA adalah Speaker,,,, apakah benar ???

Coba kawan Saksikan Pernyataan dari Mukri Nasution @NasutionMukri menambahkan:

"Klo mslh speaker slm ini ummat Islam mematuhi itu, di Yahukimo jg larangan pake speker dihormati kok.

"Ini bukan mslh speker pak JK, Muslim di Papua cukup tau diri kok klo kami minoritas, larangan speaker, gak bikin plang nama di depan mesjid dipatuhi."

"Slama ini kami tak brsuara krn kami nyadar kami minoritas, nah ini sudah kterlaluan.

"Larangan berjualan hari minggu, kami hormati itu. Apa lagi yg kalian inginkan?"

"Denda jika ada yang buka toko di hari minggu, ummat islam mana yg gak patuhi, tp ini klen larang shalat?"

Dari SURAT LARANGAN IDUL FITRI yang dikeluarkan GIDI (Gereja Injil Di Indonesia) juga sudah jelas, mereka bukan mempermasalahkan SPEAKER. Tapi memang total mereka melarang ibadah Sholat Idul Fitri. bisa Cek Suratnya disini : https://lh3.googleusercontent.com/-EUWj-ECZRKk/VapYWb80OAI/AAAAAAAAAF8/Ue8heSAbui4/w286-h508-no/photo.JPG

apakah ini yang namanya Toleransi dalam BERAGAMA ???

Ini sudah Melanggar HAM!!! kami minta KAPOLRI, KOMNAS HAM & PRESIDEN Harus Bertindak TEGAS!!!

hal ini merupakan Cambukan bagi Bpk KAPOLRI yang Baru menjabat karena sudah banyak track record bpk yang BURUK dimata KAMI. Mulai dari Pelanggaran HAM sampai Kasus di TOLIKARA.

apakah ini yang di sebut dengan Melindungi, Melayani dan Mengayomi Masyarakat???

Dengan Ini Kami Menuntut Jendral Polisi Badrodin Haiti sbg KAPOLRI yang baru untuk :

  1. Mencopot Jabatan KAPOLDA PAPUA IRJENPOL YOTJE MENDE karna kami Menilai IRJENPOL YOTJE MENDE telah Gagal Menjaga Stabilitas Kemanan di TOLIKARA yang menyebabkan Terganggunya/Menimbulkan Kerugian di Bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM
  2. Tangkap semua OKNUM yang Menyebabkan Kerusuhan & Pembakaran Toko serta Mushola di TOLIKARA

@Elmypajrial Sekretaris UMUM LISUMA Gunadarma



Hari ini: elmy mengandalkanmu

elmy pajrial membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Jenderal Drs. Badrodin Haiti: Copot Jabatan KAPOLDA PAPUA IRJEN POL Yotje Mende Serta Usut Tuntas dan Tangkap OKNUM yang Menyebabkan Kerusuhan di TOLIKARA PAPUA". Bergabunglah dengan elmy dan 168 pendukung lainnya hari ini.