

Jaga Kualitas SMAN Modal Bangsa Aceh: Terapkan Pemerataan Tanpa Pertaruhkan Sekolah Unggul
Masalahnya
Latar Belakang
Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan di SMAN Modal Bangsa (Mosa) Aceh menuai keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan, mulai dari alumni, wali murid, hingga masyarakat Aceh secara luas.
Sejak menerima siswa pertamanya pada tahun 1994 dan melahirkan lulusan perdana di tahun 1997, SMAN Modal Bangsa telah mempertahankan reputasinya selama lebih dari 30 tahun sebagai kawah candradimuka berbasis asrama. Mosa bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi simbol meritokrasi dan kebanggaan pendidikan di Tanah Rencong.
Poin-Poin Utama Aspirasi Kami
Pemerataan Harus Membangun, Bukan Menurunkan Standar (Downgrade) Kami sepenuhnya mendukung program pemerintah dalam pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh daerah di Aceh. Namun, mewujudkan pemerataan idealnya dilakukan dengan meningkatkan kualitas sekolah-sekolah di daerah, bukan dengan mengubah sistem sekolah unggulan berbasis asrama yang sudah teruji melahirkan SDM unggul.
Sistem Asrama Adalah Kunci Pembentukan Karakter Keunggulan SMAN Modal Bangsa tidak hanya terletak pada materi akademis, tetapi pada pembentukan disiplin, karakter, dan mentalitas melalui ekosistem asrama 24 jam. Kebijakan PJJ berpotensi merenggut esensi pembinaan intensif ini, yang pada akhirnya mendegradasi kualitas lulusan.
Anak Aceh Butuh Ilmu & Kualitas, Bukan Sekadar Ijazah Pendidikan unggul di Mosa diciptakan melalui proses seleksi yang ketat dan iklim belajar yang kompetitif. Memaksa sistem PJJ tanpa pematangan konsep justru mengorbankan hak anak-anak Aceh terpilih untuk mendapatkan hak pendidikan terbaik sesuai potensinya.
Pertahankan Reputasi & Legacy 30 Tahun Reputasi Mosa dibangun berpuluh-puluh tahun lewat kerja keras para guru, siswa, dan dukungan alumni. Jangan sampai reputasi emas ini terdegradasi akibat kebijakan instan yang tidak memperhitungkan dampak jangka panjangnya.
Tuntutan Kami
Melalui petisi ini, kami mendesak Gubernur Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk:
🛑 Mengevaluasi dan Meninjau Ulang penerapan kebijakan PJJ di SMAN Modal Bangsa Aceh.
🏫 Mempertahankan sistem pembelajaran tatap muka berbasis asrama (boarding school) secara penuh untuk menjaga standar keunggulan Mosa.
💡 Mencari Formulasi Pemerataan yang Tepat dengan memperkuat sarana dan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah daerah tanpa merusak ekosistem sekolah unggulan yang sudah ada.
Penutup
"Menaikkan mutu sekolah lain tidak harus dilakukan dengan merelaksasi keunggulan yang sudah ada. Mari bersama kita jaga kebanggaan pendidikan Aceh!"
"Kami juga memohon perhatian dan supervisi dari Kemendikdasmen RI untuk memastikan kebijakan penjaminan mutu dan standar nasional sekolah unggulan berasrama di daerah tetap terjaga dan tidak terdegradasi oleh kebijakan lokal."
Dukung petisi ini dengan menandatangani dan membagikannya ke masyarakat Aceh!
#JagaAceh, #PendidikanAcehBerprestasi, #ModalBangsaAceh, #KadisdikAceh #GubernurAceh #Kemendikdasmen #KAMIMOSA

401
Masalahnya
Latar Belakang
Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan di SMAN Modal Bangsa (Mosa) Aceh menuai keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan, mulai dari alumni, wali murid, hingga masyarakat Aceh secara luas.
Sejak menerima siswa pertamanya pada tahun 1994 dan melahirkan lulusan perdana di tahun 1997, SMAN Modal Bangsa telah mempertahankan reputasinya selama lebih dari 30 tahun sebagai kawah candradimuka berbasis asrama. Mosa bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi simbol meritokrasi dan kebanggaan pendidikan di Tanah Rencong.
Poin-Poin Utama Aspirasi Kami
Pemerataan Harus Membangun, Bukan Menurunkan Standar (Downgrade) Kami sepenuhnya mendukung program pemerintah dalam pemerataan akses dan kualitas pendidikan di seluruh daerah di Aceh. Namun, mewujudkan pemerataan idealnya dilakukan dengan meningkatkan kualitas sekolah-sekolah di daerah, bukan dengan mengubah sistem sekolah unggulan berbasis asrama yang sudah teruji melahirkan SDM unggul.
Sistem Asrama Adalah Kunci Pembentukan Karakter Keunggulan SMAN Modal Bangsa tidak hanya terletak pada materi akademis, tetapi pada pembentukan disiplin, karakter, dan mentalitas melalui ekosistem asrama 24 jam. Kebijakan PJJ berpotensi merenggut esensi pembinaan intensif ini, yang pada akhirnya mendegradasi kualitas lulusan.
Anak Aceh Butuh Ilmu & Kualitas, Bukan Sekadar Ijazah Pendidikan unggul di Mosa diciptakan melalui proses seleksi yang ketat dan iklim belajar yang kompetitif. Memaksa sistem PJJ tanpa pematangan konsep justru mengorbankan hak anak-anak Aceh terpilih untuk mendapatkan hak pendidikan terbaik sesuai potensinya.
Pertahankan Reputasi & Legacy 30 Tahun Reputasi Mosa dibangun berpuluh-puluh tahun lewat kerja keras para guru, siswa, dan dukungan alumni. Jangan sampai reputasi emas ini terdegradasi akibat kebijakan instan yang tidak memperhitungkan dampak jangka panjangnya.
Tuntutan Kami
Melalui petisi ini, kami mendesak Gubernur Aceh dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk:
🛑 Mengevaluasi dan Meninjau Ulang penerapan kebijakan PJJ di SMAN Modal Bangsa Aceh.
🏫 Mempertahankan sistem pembelajaran tatap muka berbasis asrama (boarding school) secara penuh untuk menjaga standar keunggulan Mosa.
💡 Mencari Formulasi Pemerataan yang Tepat dengan memperkuat sarana dan kualitas pengajaran di sekolah-sekolah daerah tanpa merusak ekosistem sekolah unggulan yang sudah ada.
Penutup
"Menaikkan mutu sekolah lain tidak harus dilakukan dengan merelaksasi keunggulan yang sudah ada. Mari bersama kita jaga kebanggaan pendidikan Aceh!"
"Kami juga memohon perhatian dan supervisi dari Kemendikdasmen RI untuk memastikan kebijakan penjaminan mutu dan standar nasional sekolah unggulan berasrama di daerah tetap terjaga dan tidak terdegradasi oleh kebijakan lokal."
Dukung petisi ini dengan menandatangani dan membagikannya ke masyarakat Aceh!
#JagaAceh, #PendidikanAcehBerprestasi, #ModalBangsaAceh, #KadisdikAceh #GubernurAceh #Kemendikdasmen #KAMIMOSA

Pengambil Keputusan

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 30 Juli 2026