Indonesia Invested in LPDP Awardees. Where Are the Results?

Indonesia Invested in LPDP Awardees. Where Are the Results?

Masalahnya

LPDP has been going on for almost 15 years since 2011. Thousands of awardees have been sent to world best universities with the funding from taxes Indonesian contributes. But now the question is: 

“How big is the impact on Indonesia now?”

We don’t know where our money went exactly. Not because the program is bad, but there is no clear system that can measure the “impact” or “contributions” There is no clear guidelines on the awardees’ contributions after they graduate. No clear guidelines on which sectors or fields Indonesia needs as priorities. And there is no real consequence for those who do not fulfill their obligations or promises to the country.

However, this is not just about the awardee, it is about the system that never ensures anyone accountable in the first place. Public money was spent, but there is no way to measure whether it actually paid off for Indonesia.

If the country wants to really “educate the life of the nation,” then this huge and real investment needs to have a clear objective and not just “go abroad and hoping to give impact for the country”

We urge the Ministry of Finance, LPDP Board of Directors, and othe relevant policymakers to strengthen the program through meaningful reform and stronger accountability mechanisms.

Possible policy options include:

  1. Clear development direction through clear divisions of interests: Align LPDP focus with the national development planning of Indonesia
  2. Strengthen the guidelines: Make the alumni’s rights and obligations transparent
  3. Create independent body for LPDP: More flexible and allow better management of the funding

LPDP has huge potential, but potential without clear direction will always keep bringing up the same question from time to time.

(Terjemahan Bahasa Indonesia)

LPDP telah berjalan hampir 15 tahun sejak tahun 2011. Ribuan penerima beasiswa telah dikirim ke universitas-universitas terbaik dunia dengan pendanaan yang berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat Indonesia. Namun sekarang pertanyaannya adalah:

Seberapa besar dampak yang sebenarnya telah dihasilkan LPDP untuk Indonesia?

Kita tidak tahu secara pasti ke mana uang kita digunakan. Bukan karena program ini buruk, tetapi karena tidak ada sistem yang jelas untuk mengukur “dampak” atau “kontribusi” tersebut. Tidak ada pedoman yang jelas mengenai kontribusi para penerima beasiswa setelah mereka lulus. Tidak ada pedoman yang jelas mengenai sektor atau bidang apa yang menjadi prioritas kebutuhan Indonesia. Dan tidak ada konsekuensi yang nyata bagi mereka yang tidak memenuhi kewajiban atau janji mereka kepada negara.

Namun, ini bukan hanya tentang para penerima beasiswa, melainkan tentang sistem yang sejak awal tidak pernah benar-benar memastikan adanya akuntabilitas. Uang publik telah digunakan, tetapi tidak ada cara untuk mengukur apakah investasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi Indonesia.

Jika negara benar-benar ingin “mencerdaskan kehidupan bangsa,” maka investasi yang besar dan nyata ini harus memiliki tujuan yang jelas, bukan sekadar “pergi ke luar negeri dan berharap dapat memberikan dampak bagi negara.”

Kami mendesak Kementerian Keuangan, Dewan Direktur LPDP, dan para pembuat kebijakan terkait lainnya untuk memperkuat program ini melalui reformasi yang bermakna dan mekanisme akuntabilitas yang lebih kuat.

Pilihan kebijakan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  1. Arah pembangunan yang jelas melalui pembagian fokus yang jelas: Menyelaraskan fokus LPDP dengan perencanaan pembangunan nasional Indonesia.
  2. Memperkuat pedoman: Membuat hak dan kewajiban alumni lebih transparan.
  3. Membentuk badan independen untuk LPDP: Lebih fleksibel dan memungkinkan pengelolaan pendanaan yang lebih baik.

LPDP memiliki potensi yang sangat besar, tetapi potensi tanpa arah yang jelas akan terus memunculkan pertanyaan yang sama dari waktu ke waktu.

If you believe public investments should be accompanied by transparency, accountability, and measurable impact, join us by signing and sharing this petition!

For more context and updates, follow us on Instagram: @luluspulangdulupelis / instagram.com/luluspulangdulupelis

 

10

Masalahnya

LPDP has been going on for almost 15 years since 2011. Thousands of awardees have been sent to world best universities with the funding from taxes Indonesian contributes. But now the question is: 

“How big is the impact on Indonesia now?”

We don’t know where our money went exactly. Not because the program is bad, but there is no clear system that can measure the “impact” or “contributions” There is no clear guidelines on the awardees’ contributions after they graduate. No clear guidelines on which sectors or fields Indonesia needs as priorities. And there is no real consequence for those who do not fulfill their obligations or promises to the country.

However, this is not just about the awardee, it is about the system that never ensures anyone accountable in the first place. Public money was spent, but there is no way to measure whether it actually paid off for Indonesia.

If the country wants to really “educate the life of the nation,” then this huge and real investment needs to have a clear objective and not just “go abroad and hoping to give impact for the country”

We urge the Ministry of Finance, LPDP Board of Directors, and othe relevant policymakers to strengthen the program through meaningful reform and stronger accountability mechanisms.

Possible policy options include:

  1. Clear development direction through clear divisions of interests: Align LPDP focus with the national development planning of Indonesia
  2. Strengthen the guidelines: Make the alumni’s rights and obligations transparent
  3. Create independent body for LPDP: More flexible and allow better management of the funding

LPDP has huge potential, but potential without clear direction will always keep bringing up the same question from time to time.

(Terjemahan Bahasa Indonesia)

LPDP telah berjalan hampir 15 tahun sejak tahun 2011. Ribuan penerima beasiswa telah dikirim ke universitas-universitas terbaik dunia dengan pendanaan yang berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat Indonesia. Namun sekarang pertanyaannya adalah:

Seberapa besar dampak yang sebenarnya telah dihasilkan LPDP untuk Indonesia?

Kita tidak tahu secara pasti ke mana uang kita digunakan. Bukan karena program ini buruk, tetapi karena tidak ada sistem yang jelas untuk mengukur “dampak” atau “kontribusi” tersebut. Tidak ada pedoman yang jelas mengenai kontribusi para penerima beasiswa setelah mereka lulus. Tidak ada pedoman yang jelas mengenai sektor atau bidang apa yang menjadi prioritas kebutuhan Indonesia. Dan tidak ada konsekuensi yang nyata bagi mereka yang tidak memenuhi kewajiban atau janji mereka kepada negara.

Namun, ini bukan hanya tentang para penerima beasiswa, melainkan tentang sistem yang sejak awal tidak pernah benar-benar memastikan adanya akuntabilitas. Uang publik telah digunakan, tetapi tidak ada cara untuk mengukur apakah investasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi Indonesia.

Jika negara benar-benar ingin “mencerdaskan kehidupan bangsa,” maka investasi yang besar dan nyata ini harus memiliki tujuan yang jelas, bukan sekadar “pergi ke luar negeri dan berharap dapat memberikan dampak bagi negara.”

Kami mendesak Kementerian Keuangan, Dewan Direktur LPDP, dan para pembuat kebijakan terkait lainnya untuk memperkuat program ini melalui reformasi yang bermakna dan mekanisme akuntabilitas yang lebih kuat.

Pilihan kebijakan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  1. Arah pembangunan yang jelas melalui pembagian fokus yang jelas: Menyelaraskan fokus LPDP dengan perencanaan pembangunan nasional Indonesia.
  2. Memperkuat pedoman: Membuat hak dan kewajiban alumni lebih transparan.
  3. Membentuk badan independen untuk LPDP: Lebih fleksibel dan memungkinkan pengelolaan pendanaan yang lebih baik.

LPDP memiliki potensi yang sangat besar, tetapi potensi tanpa arah yang jelas akan terus memunculkan pertanyaan yang sama dari waktu ke waktu.

If you believe public investments should be accompanied by transparency, accountability, and measurable impact, join us by signing and sharing this petition!

For more context and updates, follow us on Instagram: @luluspulangdulupelis / instagram.com/luluspulangdulupelis

 

Perkembangan Terakhir Petisi