Petisi ditutup

Semoga LINE Indonesia dan seluruh pemilik aplikasi di Playstore baik pengunduh maupun creator mau menyaring konten dan membuat kebijakan yang memegang prinsip hak anak (Convention on the Rights of the Child's)

Petisi ini mencapai 9.296 pendukung


Hari ini saya membuka aplikasi LINE yang termasuk aplikasi favorit dan menarik karena selalu memberikan sticker-sticker gratis maupun berbayar. Saya juga sering mengunduh sticker-sticker tersebut, namun semakin saya perhatikan sticker LINE ini cenderung mendukung ke gambar-gambar dewasa yang tidak aman dan belum layak untuk anak-anak dan seharusnya anak-anak tidak melihat. Saya mengamati ini dari hasil 'Popular Creator Sticker' seperti sticker berjudul so much love, short couple problem, him & her, Lily & Marigold, romantic memories, love lasting forever, hugs and kisses yang termasuk dalam 50 popular creator sticker.

I opened the LINE app that includes my favorite applications and interesting because it always give free- sticker and paid sticker. I also often download the stickers, but the more I tend, I think LINE’s sticker support to adult images that are not safe and is not feasible for children and children should not see. I observed this from the 'Popular Sticker Creator' like a sticker entitled so much love, short couple problem, him & her, Lily and Marigold, romantic memories, forever lasting love, hugs and kisses were included in 50 popular creator sticker.

Data dari techinasia bulan September 2014 menyebutkan, 30 juta orang Indonesia gunakan LINE bahkan nomor dua di dunia. Techinasia melanjutkan Juli 2015, LINE miliki 216 Juta pengguna di dunia dan makin kuat di Indonesia. Saya sebagai pemerhati hak-hak anak melihat ini mengkhawatirkan karena berdasarkan hasil riset Chandra Marsono yang dipublish oleh dailysocial, mood bermain masih mendominasi segmen remaja awal atau usia anak yang menikmati LINE karena ada games yang dapat diakses melalui LINE. Hasil riset Chandra Marsono juga menyebutkan penggunaan LINE bertumbuh, karena LINE tidak hanya media komunikasi, tapi pengguna dapat memperbarui informasi.   

Data from techinasia month of September 2014 mentions, Indonesia have 30 million people use LINE even number two in the world. Techinasia continued in July 2015, LINE have 216 million users in the world and getting stronger in Indonesia. I as an observer of the rights of children is worrying because the notice is based on the results of the research were published by Chandra Marsono DailySocial, mood still dominates the segment play early teens or aged children who enjoy LINE because there are games that can be accessed via LINE. Chandra Marsono research results also mentions the use of LINE grow, because LINE is not only a medium of communication, but the user can update the information.

Jika pihak pengembang LINE tidak menyaring konten-konten yang hadir termasuk sticker yang menjadi bonus menarik di dalamnya . Apa dampak yang terjadi pada anak-anak? dampak negatif atau dampak positif? Berapa persen jumlah pengguna line berdasarkan umur?

If the LINE's developer does not filter the content that is present including the bonus interesting sticker on it. What is the impact for children? Positive impact? Negative impact or positive impact? What percentage of the number of users online based on age?


Mari kita bersama-sama melindungi anak-anak di Indonesia khususnya dan di seluruh dunia. Mari orang tua berikan edukasi kepada anak-anak dan tidak memberikan smartphone pada usia anak.


Let's do something together to protect children, especially in Indonesia and around the world. Let parents give education to children and do not give smartphone on the child's age.

 



Hari ini: Gioveny mengandalkanmu

Gioveny Astaning Permana membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "@indo_line, saring Sticker LINE yang tidak mendidik anak!". Bergabunglah dengan Gioveny dan 9.295 pendukung lainnya hari ini.