Hentikan stigma terhadap penyintas mental health
Hentikan stigma terhadap penyintas mental health
Masalahnya
Saya ingin membagikan pengalaman pribadi saya sebagai seorang penyintas mental health illness di Indonesia. Sering kali, masyarakat yang umumnya menganggap dirinya 'normal' melihat kami sebagai orang aneh. Padahal, kami sudah berusaha keras untuk sembuh dan menjadi sehat seperti orang lain. Kami berusaha menjalani setiap hari dengan penuh perjuangan, tapi sayangnya banyak yang tidak memahami apa yang kami alami dan malah meremehkan kondisi kami.
Masalah kesehatan mental adalah isu yang serius dan valid. Namun, sayangnya masih banyak stigma dan diskriminasi terhadap mereka yang mengalaminya. Penyintas kesehatan mental seperti kami membutuhkan dukungan dari masyarakat agar dapat pulih dan menjalani hidup yang lebih baik. Dengan pemahaman bahwa setiap orang memiliki perjuangan masing-masing, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan suportif bagi semua penyintas mental health illness.
Menurut data dari World Health Organization (WHO), lebih dari 450 juta orang di dunia mengidap gangguan mental, dan setidaknya satu dari empat orang di dunia akan terpengaruh oleh gangguan mental di beberapa titik dalam hidup mereka. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mengungkapkan bahwa prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 9,8%.
Melihat data ini, sudah seharusnya kesehatan mental mendapatkan perhatian yang sama seperti kesehatan fisik. Perlakuan diskriminatif dan stigma terhadap penyintas mental health illness harus dihentikan. Saya mengajak semua pihak, terutama masyarakat dan lembaga pemerintah, untuk lebih peduli dan memberikan dukungan yang nyata bagi penyintas kesehatan mental.
Tanda tangan Anda dalam petisi ini akan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih terbuka dan peduli terhadap kesehatan mental. Melalui dukungan Anda, kita dapat memperjuangkan perubahan yang nyata dan menghapus stigma yang tidak seharusnya ada. Saya mengundang Anda untuk menandatangani petisi ini demi masa depan yang lebih baik bagi semua penyintas mental health illness di Indonesia. Mari kita hentikan stigma dan diskriminasi terhadap masalah kesehatan mental bersama-sama.

1
Masalahnya
Saya ingin membagikan pengalaman pribadi saya sebagai seorang penyintas mental health illness di Indonesia. Sering kali, masyarakat yang umumnya menganggap dirinya 'normal' melihat kami sebagai orang aneh. Padahal, kami sudah berusaha keras untuk sembuh dan menjadi sehat seperti orang lain. Kami berusaha menjalani setiap hari dengan penuh perjuangan, tapi sayangnya banyak yang tidak memahami apa yang kami alami dan malah meremehkan kondisi kami.
Masalah kesehatan mental adalah isu yang serius dan valid. Namun, sayangnya masih banyak stigma dan diskriminasi terhadap mereka yang mengalaminya. Penyintas kesehatan mental seperti kami membutuhkan dukungan dari masyarakat agar dapat pulih dan menjalani hidup yang lebih baik. Dengan pemahaman bahwa setiap orang memiliki perjuangan masing-masing, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan suportif bagi semua penyintas mental health illness.
Menurut data dari World Health Organization (WHO), lebih dari 450 juta orang di dunia mengidap gangguan mental, dan setidaknya satu dari empat orang di dunia akan terpengaruh oleh gangguan mental di beberapa titik dalam hidup mereka. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mengungkapkan bahwa prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 9,8%.
Melihat data ini, sudah seharusnya kesehatan mental mendapatkan perhatian yang sama seperti kesehatan fisik. Perlakuan diskriminatif dan stigma terhadap penyintas mental health illness harus dihentikan. Saya mengajak semua pihak, terutama masyarakat dan lembaga pemerintah, untuk lebih peduli dan memberikan dukungan yang nyata bagi penyintas kesehatan mental.
Tanda tangan Anda dalam petisi ini akan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih terbuka dan peduli terhadap kesehatan mental. Melalui dukungan Anda, kita dapat memperjuangkan perubahan yang nyata dan menghapus stigma yang tidak seharusnya ada. Saya mengundang Anda untuk menandatangani petisi ini demi masa depan yang lebih baik bagi semua penyintas mental health illness di Indonesia. Mari kita hentikan stigma dan diskriminasi terhadap masalah kesehatan mental bersama-sama.

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 22 April 2026