Hentikan penyiaran tayangan memojokkan Kiai Sepuh
Hentikan penyiaran tayangan memojokkan Kiai Sepuh
Masalahnya
Narasi dalam sebuah tayangan televisi di Trans 7 telah meresahkan kami,santri darul fiqhi Lamongan Jawatimur, Tayangan tersebut dianggap memojokkan sosok Kiai Sepuh tanpa didasari fakta dan kenyataan. Lebih dari sekadar informasi yang disajikan, narasi yang dimuat merupakan bentuk fitnah keji yang tidak hanya mencemarkan nama baik Kiai Sepuh, tetapi juga merusak keharmonisan dan rasa hormat masyarakat terhadap tokoh agama yang telah menjadi panutan dan sumber inspirasi bagi umat.
Idealnya, media massa harus mendukung nilai-nilai kejujuran dan keharmonisan sosial dengan menyajikan informasi yang berimbang dan dapat dipercaya. Tayangan yang menyerang atau memojokkan sosok penting tanpa dasar yang kuat justru bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut. Selain memicu perpecahan, tayangan semacam ini berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan antara komunitas dan tokoh agamanya, yang akhirnya hanya akan menggerus tatanan masyarakat yang damai.
Kami menuntut agar Trans 7 menghentikan penyiaran tayangan tersebut dan meminta klarifikasi serta permohonan maaf terbuka kepada para kiyai terutama para sesepuh ulama' atas dampak negatif yang ditimbulkan. Sebagai kompensasi, kami juga berharap Trans 7 dapat menayangkan program yang lebih berfokus pada penguatan nilai-nilai positif dalam budaya setempat serta pendidikan tentang keberagaman dan toleransi.
Kami mengajak seluruh para santri untuk menandatangani petisi ini sebagai bentuk solidaritas dan upaya menjaga keharmonisan masyarakat serta mengembalikan rasa hormat terhadap tokoh agama yang berkontribusi besar dalam kehidupan sosial kita. Mari Bergabung bersama kami demi kebaikan bersama dan masa depan yang lebih baik. Mohon dukungan Anda untuk menandatangani petisi ini sekarang juga!
12
Masalahnya
Narasi dalam sebuah tayangan televisi di Trans 7 telah meresahkan kami,santri darul fiqhi Lamongan Jawatimur, Tayangan tersebut dianggap memojokkan sosok Kiai Sepuh tanpa didasari fakta dan kenyataan. Lebih dari sekadar informasi yang disajikan, narasi yang dimuat merupakan bentuk fitnah keji yang tidak hanya mencemarkan nama baik Kiai Sepuh, tetapi juga merusak keharmonisan dan rasa hormat masyarakat terhadap tokoh agama yang telah menjadi panutan dan sumber inspirasi bagi umat.
Idealnya, media massa harus mendukung nilai-nilai kejujuran dan keharmonisan sosial dengan menyajikan informasi yang berimbang dan dapat dipercaya. Tayangan yang menyerang atau memojokkan sosok penting tanpa dasar yang kuat justru bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut. Selain memicu perpecahan, tayangan semacam ini berpotensi menimbulkan ketidakpercayaan antara komunitas dan tokoh agamanya, yang akhirnya hanya akan menggerus tatanan masyarakat yang damai.
Kami menuntut agar Trans 7 menghentikan penyiaran tayangan tersebut dan meminta klarifikasi serta permohonan maaf terbuka kepada para kiyai terutama para sesepuh ulama' atas dampak negatif yang ditimbulkan. Sebagai kompensasi, kami juga berharap Trans 7 dapat menayangkan program yang lebih berfokus pada penguatan nilai-nilai positif dalam budaya setempat serta pendidikan tentang keberagaman dan toleransi.
Kami mengajak seluruh para santri untuk menandatangani petisi ini sebagai bentuk solidaritas dan upaya menjaga keharmonisan masyarakat serta mengembalikan rasa hormat terhadap tokoh agama yang berkontribusi besar dalam kehidupan sosial kita. Mari Bergabung bersama kami demi kebaikan bersama dan masa depan yang lebih baik. Mohon dukungan Anda untuk menandatangani petisi ini sekarang juga!
12
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 13 Oktober 2025