

Hentikan pemaksaan penggunaan Kurir Rekomendasi Tokopedia
Masalahnya
Pengguna belanja online di Indonesia tumbuh dengan pesat dari hari ke hari, pilihan marketplace dan kurir pengiriman juga makin beragam untuk memudahkan penjual dan konsumen mendapatkan barang-barang kebutuhannya. Sejauh ini penjual dan konsumen memiliki HAK dan KEBEBASAN untuk memilih penggunaan kurir pengiriman sesuai dengan preferensi dan pertimbangan masing-masing.
Hingga suatu ketika Tokopedia memperkenalkan sebuah jasa pengiriman yang tidak jelas dengan nama "KURIR REKOMENDASI" yang ternyata paket yang dikirimkan bisa berpindah2 2-3 perusahaan ekspesisi. Perusahaan yang pick up, yang meneruskan ke kota tujuan, hingga yang mengirim ke alamat tujuan bisa berganti terus sesuai dengan pertimbangan Tokopedia sendiri yang juga tidak jelas.
Sejauh ini, kinerja kurir yang disebut kurir REKOMENDASI, tersebut ternyata lebih buruh dari kurir2 lain yang notabene "tidak di-rekomendasi". Mulai dari paket lebih lama sampai, paket lebih banyak rusak, dan paket hilang dengan proses claim yang lebih berbelit walaupun menggunakan full-cover asuransi pengiriman.
Sekarang bahkan Tokopedia "memaksa" aktivasi pilihan kurir rekomendasi untuk para penjual meskipun penjual tidak pernah memilih untuk aktivasi fitur kurir rekomendasi. Hal ini tentu sangat merugikan penjual dan pembeli.
Penjual dirugikan karena :
- Harus mengatur operasional tambahan ke lokasi drop-off yang berbeda2 untuk setiap paket.
- Proses pengiriman yang lebih lama, dan berpotensi membuat pembeli kecewa padahal hal tersebut diluar kendali penjual
- Proses pengiriman lebih lama berarti juga pelepasan dana yang lebih lama
Pembeli dirugikan karena :
- Tidak bisa memilih preferensi kurir, karena tiap daerah memiliki kurir yang "lebih unggul" sehingga seharusnya pembeli bisa memilih sesuai pertimbangannya sendiri.
- Pengiriman yang lebih lama, dan sering bermasalah. Kalau hilang pun, proses claim pun juga berbelit.
Kita sebagai konsumen, penjual membayar "seller transaction fee" dan pembeli membayar "biaya jasa aplikasi", sudah selayaknya dan seharunya kita bebas dan berhak untuk memilih apapun terkait dengan transaksi kita, bukan dari pihak Tokopedia yang memaksakan menggunakan kurir tertentu yang jelas merugikan penjual dan pembeli dalam berbagai aspek.
225
Masalahnya
Pengguna belanja online di Indonesia tumbuh dengan pesat dari hari ke hari, pilihan marketplace dan kurir pengiriman juga makin beragam untuk memudahkan penjual dan konsumen mendapatkan barang-barang kebutuhannya. Sejauh ini penjual dan konsumen memiliki HAK dan KEBEBASAN untuk memilih penggunaan kurir pengiriman sesuai dengan preferensi dan pertimbangan masing-masing.
Hingga suatu ketika Tokopedia memperkenalkan sebuah jasa pengiriman yang tidak jelas dengan nama "KURIR REKOMENDASI" yang ternyata paket yang dikirimkan bisa berpindah2 2-3 perusahaan ekspesisi. Perusahaan yang pick up, yang meneruskan ke kota tujuan, hingga yang mengirim ke alamat tujuan bisa berganti terus sesuai dengan pertimbangan Tokopedia sendiri yang juga tidak jelas.
Sejauh ini, kinerja kurir yang disebut kurir REKOMENDASI, tersebut ternyata lebih buruh dari kurir2 lain yang notabene "tidak di-rekomendasi". Mulai dari paket lebih lama sampai, paket lebih banyak rusak, dan paket hilang dengan proses claim yang lebih berbelit walaupun menggunakan full-cover asuransi pengiriman.
Sekarang bahkan Tokopedia "memaksa" aktivasi pilihan kurir rekomendasi untuk para penjual meskipun penjual tidak pernah memilih untuk aktivasi fitur kurir rekomendasi. Hal ini tentu sangat merugikan penjual dan pembeli.
Penjual dirugikan karena :
- Harus mengatur operasional tambahan ke lokasi drop-off yang berbeda2 untuk setiap paket.
- Proses pengiriman yang lebih lama, dan berpotensi membuat pembeli kecewa padahal hal tersebut diluar kendali penjual
- Proses pengiriman lebih lama berarti juga pelepasan dana yang lebih lama
Pembeli dirugikan karena :
- Tidak bisa memilih preferensi kurir, karena tiap daerah memiliki kurir yang "lebih unggul" sehingga seharusnya pembeli bisa memilih sesuai pertimbangannya sendiri.
- Pengiriman yang lebih lama, dan sering bermasalah. Kalau hilang pun, proses claim pun juga berbelit.
Kita sebagai konsumen, penjual membayar "seller transaction fee" dan pembeli membayar "biaya jasa aplikasi", sudah selayaknya dan seharunya kita bebas dan berhak untuk memilih apapun terkait dengan transaksi kita, bukan dari pihak Tokopedia yang memaksakan menggunakan kurir tertentu yang jelas merugikan penjual dan pembeli dalam berbagai aspek.
Pengambil Keputusan

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 9 Mei 2024