HENTIKAN KEKERASAN APARAT, ADILI PELINDAS AFFAN,REFORMASI DPR dan POLRI !!

Penandatangan terbaru:
Fenny Taufik dan 9 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Kami rakyat Indonesia menuntut keadilan.
Dalam aksi unjuk rasa menolak tunjangan DPR di Gedung DPR Jakarta pada tgl 25 dan 28 Agustus 2025, aparat melakukan kekerasan brutal yang telah merenggut nyawa dan melukai banyak anak bangsa yang sedang menyampaikan aspirasi mereka.

Korban Kekerasan Aparat : 

1. AFFAN KURNIAWAN (21 TAHUN) - TEWAS DILINDAS :
Seorang pengemudi ojek online yang tewas setelah sengaja ditabrak dan dilindas oleh anggota Brimob yang mengendarai kendaraan Taktis (Rantis) di Pejompongan, Jakarta pada tanggal 28/8/2025 jam 19.25 WIB. Ini adalah PERCOBAAN PEMBUNUHAN bukan kecelakaan.
 
2. MOH. UMAR AMARUDIN - KAKI PATAH KARENA DITABRAK : 
Seorang pengemudi ojek online lainnya, Moh. Umar Amarudin juga menjadi korban tabrakan oleh anggota Brimob. Korban membutuhkan perawatan medis serius karena mengalami trauma fisik (kaki patah) maupun psikis.
 
3. KORBAN KEKERASAN LAINNYA - DISIKSA DAN DIPUKULI
Selain dilempari gas air mata, dan water canon. Banyak demonstran lainnya juga menjadi korban kekerasan brutal oleh aparat. Mereka dipukul dan dihajar secara berlebihan. Seorang anak STM bahkan mengalami retak tempurung bagian kepala setelah dipukul oleh aparat. 

Kekerasan yang sistematis dan brutal ini telah menginjak-injak Hak Asasi Manusia (HAM) dan hak konstitusional rakyat Indonesia untuk berpendapat. Kekerasan oleh aparat ini sudah terjadi berulang kali setiap ada aksi demonstrasi, seperti kejadian di tgl 26/8/2025 saat mahasiswa melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sumut. Mahasiswa tersebut diinjak-injak bagian kepalanya oleh aparat hingga menyebabkan mahasiswa tersebut mengalami kejang-kejang, tentu hal ini sangatlah berbahaya yang bisa menyebabkan cedera otak dan kerusakan saraf secara permanen.

Oleh karena itu, kami menyatakan TUNTUTAN kami:

I. KEADILAN UNTUK SEMUA KORBAN:

1. Hukum Pelaku Langsung: Pecat, tahan, dan adili semua anggota aparat yang terlibat dalam pembunuhan Affan, penabrakan Umar, penganiayaan pada anak STM dan terhadap demonstran lainnya !
2. Hukum Para Komando: Usut tuntas dan berikan sanksi hukum kepada seluruh komando yang memerintahkan atau membiarkan penggunaan kekerasan berlebihan!
3. Ganti Rugi untuk Semua Korban : Berikan ganti rugi yang layak dan seadil-adilnya kepada keluarga Affan Kurniawan, biaya pengobatan untuk Moh. Umar Amarudin, untuk anak STM yang mengalami pemukulan di bagian kepalanya serta semua korban kekerasan dalam aksi unjuk rasa baik yang di dalam maupun di luar Jabodetabek.

II. REFORMASI POLRI (Reformasi Institusi Aparat):

1. Lakukan Pembersihan Internal: Lakukan audit dan pembersihan terhadap anggota Polri yang memiliki catatan pelanggaran HAM.
2. Ubah Pelatihan dan Protokol: Reformasi kurikulum pelatihan dan protokol operasi kepolisian dengan menekankan de-eskalasi dan hak asasi manusia.
3. Transparansi dan Pengawasan Sipil: Bentuk mekanisme pengawasan independen yang melibatkan komisioner sipil untuk mengawasi kinerja Polri.

III. REFORMASI DPR (Reformasi Lembaga Wakil Rakyat):

1. Batalkan Kenaikan Tunjangan: Batalkan segera kenaikan tunjangan dan fasilitas DPR yang tidak pantas di tengah kesulitan ekonomi rakyat!
2. Hukum anggota yang Arogan: Berikan sanksi tegas terhadap anggota DPR yang bersikap arogan dan merendahkan rakyat.
3.Sahkan segera RUU perampasan aset :
RUU Perampasan Aset merupakan langkah penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia yang memiliki substansi dan mekanisme jelas untuk penyitaan dan pengembalian aset hasil kejahatan. 

Tetap kawal kasus kekerasan polisi, reformasi di polri dan reformasi di DPR !! Tandatangani petisi ini untuk menuntut keadilan untuk Affan, Umar, dan semua korban, serta reformasi total untuk Indonesia yang lebih aman, damai dan adil.

#JusticeForAffan #JusticeForUmar
#TempurungkepalaanakSTMretak
 #ReformasiPolri #ReformasiDPR
 #KeadilanUntukRakyatKecil #HentikanKekerasanAparat
#Jangannodaidemokrasi
#TolakkenaikantunjanganDPR
#SahkanRUUPerampasanAset

avatar of the starter
Aktivis MasyarakatPembuka Petisi

417

Penandatangan terbaru:
Fenny Taufik dan 9 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Kami rakyat Indonesia menuntut keadilan.
Dalam aksi unjuk rasa menolak tunjangan DPR di Gedung DPR Jakarta pada tgl 25 dan 28 Agustus 2025, aparat melakukan kekerasan brutal yang telah merenggut nyawa dan melukai banyak anak bangsa yang sedang menyampaikan aspirasi mereka.

Korban Kekerasan Aparat : 

1. AFFAN KURNIAWAN (21 TAHUN) - TEWAS DILINDAS :
Seorang pengemudi ojek online yang tewas setelah sengaja ditabrak dan dilindas oleh anggota Brimob yang mengendarai kendaraan Taktis (Rantis) di Pejompongan, Jakarta pada tanggal 28/8/2025 jam 19.25 WIB. Ini adalah PERCOBAAN PEMBUNUHAN bukan kecelakaan.
 
2. MOH. UMAR AMARUDIN - KAKI PATAH KARENA DITABRAK : 
Seorang pengemudi ojek online lainnya, Moh. Umar Amarudin juga menjadi korban tabrakan oleh anggota Brimob. Korban membutuhkan perawatan medis serius karena mengalami trauma fisik (kaki patah) maupun psikis.
 
3. KORBAN KEKERASAN LAINNYA - DISIKSA DAN DIPUKULI
Selain dilempari gas air mata, dan water canon. Banyak demonstran lainnya juga menjadi korban kekerasan brutal oleh aparat. Mereka dipukul dan dihajar secara berlebihan. Seorang anak STM bahkan mengalami retak tempurung bagian kepala setelah dipukul oleh aparat. 

Kekerasan yang sistematis dan brutal ini telah menginjak-injak Hak Asasi Manusia (HAM) dan hak konstitusional rakyat Indonesia untuk berpendapat. Kekerasan oleh aparat ini sudah terjadi berulang kali setiap ada aksi demonstrasi, seperti kejadian di tgl 26/8/2025 saat mahasiswa melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sumut. Mahasiswa tersebut diinjak-injak bagian kepalanya oleh aparat hingga menyebabkan mahasiswa tersebut mengalami kejang-kejang, tentu hal ini sangatlah berbahaya yang bisa menyebabkan cedera otak dan kerusakan saraf secara permanen.

Oleh karena itu, kami menyatakan TUNTUTAN kami:

I. KEADILAN UNTUK SEMUA KORBAN:

1. Hukum Pelaku Langsung: Pecat, tahan, dan adili semua anggota aparat yang terlibat dalam pembunuhan Affan, penabrakan Umar, penganiayaan pada anak STM dan terhadap demonstran lainnya !
2. Hukum Para Komando: Usut tuntas dan berikan sanksi hukum kepada seluruh komando yang memerintahkan atau membiarkan penggunaan kekerasan berlebihan!
3. Ganti Rugi untuk Semua Korban : Berikan ganti rugi yang layak dan seadil-adilnya kepada keluarga Affan Kurniawan, biaya pengobatan untuk Moh. Umar Amarudin, untuk anak STM yang mengalami pemukulan di bagian kepalanya serta semua korban kekerasan dalam aksi unjuk rasa baik yang di dalam maupun di luar Jabodetabek.

II. REFORMASI POLRI (Reformasi Institusi Aparat):

1. Lakukan Pembersihan Internal: Lakukan audit dan pembersihan terhadap anggota Polri yang memiliki catatan pelanggaran HAM.
2. Ubah Pelatihan dan Protokol: Reformasi kurikulum pelatihan dan protokol operasi kepolisian dengan menekankan de-eskalasi dan hak asasi manusia.
3. Transparansi dan Pengawasan Sipil: Bentuk mekanisme pengawasan independen yang melibatkan komisioner sipil untuk mengawasi kinerja Polri.

III. REFORMASI DPR (Reformasi Lembaga Wakil Rakyat):

1. Batalkan Kenaikan Tunjangan: Batalkan segera kenaikan tunjangan dan fasilitas DPR yang tidak pantas di tengah kesulitan ekonomi rakyat!
2. Hukum anggota yang Arogan: Berikan sanksi tegas terhadap anggota DPR yang bersikap arogan dan merendahkan rakyat.
3.Sahkan segera RUU perampasan aset :
RUU Perampasan Aset merupakan langkah penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia yang memiliki substansi dan mekanisme jelas untuk penyitaan dan pengembalian aset hasil kejahatan. 

Tetap kawal kasus kekerasan polisi, reformasi di polri dan reformasi di DPR !! Tandatangani petisi ini untuk menuntut keadilan untuk Affan, Umar, dan semua korban, serta reformasi total untuk Indonesia yang lebih aman, damai dan adil.

#JusticeForAffan #JusticeForUmar
#TempurungkepalaanakSTMretak
 #ReformasiPolri #ReformasiDPR
 #KeadilanUntukRakyatKecil #HentikanKekerasanAparat
#Jangannodaidemokrasi
#TolakkenaikantunjanganDPR
#SahkanRUUPerampasanAset

avatar of the starter
Aktivis MasyarakatPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto
Presiden RI
ST Burhanuddin
ST Burhanuddin
Jaksa Agung RI
Listyo Sigit Prabowo
Listyo Sigit Prabowo
Kapolri RI
Annis Hidayah
Annis Hidayah
Ketua Komnas HAM

Perkembangan Terakhir Petisi