HENTIKAN BANJIR DI MARGAASIH! DESAK PEMERINTAH BERTINDAK SEKARANG!

Masalahnya

Banjir di Jl. Rancamalang, Margaasih, Kabupaten Bandung bukan sekadar bencana alam—ini adalah kegagalan sistemik yang dibiarkan berlarut-larut selama lebih dari 40 tahun. Setiap musim hujan, warga di RT 4, 5, 10, dan 11 harus berjuang menghadapi air yang menggenangi rumah, menghancurkan properti, dan mengancam kesehatan mereka.

Apa penyebabnya?
➡ Drainase buruk akibat penurunan jumlah saluran air dari dua menjadi satu.
➡ Pembangunan liar yang mengabaikan keseimbangan lingkungan.
➡ Pengalihan fungsi lahan tanpa kajian ekologis yang memperparah risiko banjir.
➡ Minimnya pengawasan & lemahnya kebijakan tata ruang yang lebih mengutamakan keuntungan ekonomi dibanding keselamatan rakyat.

Lebih buruk lagi, ada dugaan bahwa banjir ini bukan sekadar kelalaian—tetapi bagian dari strategi sistemik untuk mendorong penjualan lahan warga dengan harga murah! Warga hanya diberi kompensasi sembako sebagai pengganti kerugian mereka, tanpa ada solusi nyata untuk menghentikan banjir.

Cukup sudah! Kami menuntut:
✅ Normalisasi drainase dan sungai agar aliran air kembali lancar.
✅ Audit dan moratorium pembangunan baru yang memperburuk kondisi banjir.
✅ Sanksi tegas bagi pelanggar tata ruang dan lingkungan.
✅ Transparansi kebijakan & penghentian segala bentuk manipulasi lahan.

Kami tidak bisa menunggu lebih lama! Jika kita tidak bertindak sekarang, banjir akan terus menjadi mimpi buruk bagi warga Margaasih. Tandatangani petisi ini sekarang dan bantu suarakan hak warga untuk hidup tanpa ancaman banjir!

#BebasBanjirMargaasih #HentikanBanjir #KeadilanUntukMargaasih

avatar of the starter
Aulia kartika UPembuka Petisi

26

Masalahnya

Banjir di Jl. Rancamalang, Margaasih, Kabupaten Bandung bukan sekadar bencana alam—ini adalah kegagalan sistemik yang dibiarkan berlarut-larut selama lebih dari 40 tahun. Setiap musim hujan, warga di RT 4, 5, 10, dan 11 harus berjuang menghadapi air yang menggenangi rumah, menghancurkan properti, dan mengancam kesehatan mereka.

Apa penyebabnya?
➡ Drainase buruk akibat penurunan jumlah saluran air dari dua menjadi satu.
➡ Pembangunan liar yang mengabaikan keseimbangan lingkungan.
➡ Pengalihan fungsi lahan tanpa kajian ekologis yang memperparah risiko banjir.
➡ Minimnya pengawasan & lemahnya kebijakan tata ruang yang lebih mengutamakan keuntungan ekonomi dibanding keselamatan rakyat.

Lebih buruk lagi, ada dugaan bahwa banjir ini bukan sekadar kelalaian—tetapi bagian dari strategi sistemik untuk mendorong penjualan lahan warga dengan harga murah! Warga hanya diberi kompensasi sembako sebagai pengganti kerugian mereka, tanpa ada solusi nyata untuk menghentikan banjir.

Cukup sudah! Kami menuntut:
✅ Normalisasi drainase dan sungai agar aliran air kembali lancar.
✅ Audit dan moratorium pembangunan baru yang memperburuk kondisi banjir.
✅ Sanksi tegas bagi pelanggar tata ruang dan lingkungan.
✅ Transparansi kebijakan & penghentian segala bentuk manipulasi lahan.

Kami tidak bisa menunggu lebih lama! Jika kita tidak bertindak sekarang, banjir akan terus menjadi mimpi buruk bagi warga Margaasih. Tandatangani petisi ini sekarang dan bantu suarakan hak warga untuk hidup tanpa ancaman banjir!

#BebasBanjirMargaasih #HentikanBanjir #KeadilanUntukMargaasih

avatar of the starter
Aulia kartika UPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Dr. H.M. Dadang Suprianto, S.Ip., M.Si
Dr. H.M. Dadang Suprianto, S.Ip., M.Si
Bupati Kabupaten Bandung

Perkembangan terakhir petisi