Confirmed victory

Gubernur Zaini, Tepati Janji, Tegakkan Hukum. Hentikan semua kegiatan berbasis lahan di Rawa Tripa dan cabut izin perusahaan yang membakar Rawa Tripa!

“Kalau tidak ada perubahan, hutan gambut Tripa dan Orangutannya akan punah pada tahun 2015-2016.” 

Begitu kata Dr. Ian Singleton, Direktur Konservasi Sumatran Orangutan Conservation Program.

Hutan rawa gambut Tripa di Kawasan Ekosistem Leuser Aceh, di ambang kehancuran. Tripa merupakan kawasan dengan kepadatan populasi orangutan tertinggi di Sumatra. Populasi Orangutan tinggal 200 ekor (dari seribu), dan sisa lahan tinggal 11 ribu hektar (dari 62 ribu). Padahal berada dalam kawasan yang dilindungi.

Pasalnya, beberapa perusahaan kelapa sawit seperti PT. Kalista Alam, dengan izin yang tidak sah, melanggar hukum dengan memperluas lahan melalui pembakaran hutan. Pada Agustus 2011, Gubernur Irwandi (pada masa itu) memberikan izin yang bertentangan dengan moratorium presiden mengenai perluasan lahan dan Kawasan Ekosistem Leuser.

Maret kemarin selagi persidangan berjalan, pembakaran besar-besaran terjadi di Tripa. Ribuan hektar konsesi PT. Kallista Alam dan PT. Surya Panen Subur 2 terbakar. Pelanggaran pidana dan administratif terjadi di hadapan peradilan. Tripa menjadi perhatian dunia. Komitmen presiden untuk melindungi hutan dipertanyakan.

Namun masih ada kesempatan menyelamatkan salah satu hutan dan satwa terpenting di Indonesia. Kementrian lingkungan hidup telah memulai menyidik kasus ini. Presiden SBY telah mengirim tim untuk menyelesaikan kasus ini, UKP4 dan Satgas REDD+ telah memberikan rekomendasi kepada Gubernur untuk mencabut izin-izin bermasalah tersebut. Menteri kehutanan sendiri telah berkunjung dan meminta seluruh rawa tripa untuk dilindungi dan direstorasi.

Sekarang, penyelamatan Rawa Tripa ada di tangan Gubernur Zaini. Beliau memiliki wewenang tersebut. Bahkan, beliau pun pernah mengatakan akan mencabut izin 2 perusahaan itu, karena telah melanggar hukum (sumber The Globe Journal). Namun sampai sekarang, belum ada hasilnya.

Mari kita ingatkan dan dukung beliau untuk menepati janjinya dengan memerintahkan penghentian semua operasi berbasis lahan di Rawa tripa, dan mencabut izin perusahaan kelapa sawit bermasalah di Tripa.

Mari kita perjuangkan terus hutan dan satwa Aceh, sebelum dirampas perusahaan.

Petisi ini didukung oleh:

Rafly Kande

Melanie Subono

Walhi

 

Referensi:

UU 32/2009
UU 18/2004
PP 26/2008
Inpres Moratorium 10/2011

informasi lebih lanjut: www.endoftheicons.wordpress.com

This petition was delivered to:
  • World Bank
    World Bank Investigation Team
  • Head of BP2T Aceh Province
    Muhammad Yahya
  • Jubir & Penasehat Ahli Gubernur
    Fachrul Razi
  • Gubernur Aceh
    Zaini Abdullah
  • Gubernur Aceh
    Zaini Abdullah
  • Muzakkir Hamid
  • Muzakkir Hamid
  • Ministry of Justice and Human Rights
    Amir Syamsudin, SH
  • Ministry for Foreign Affairs
    Dr. R.M. Marty M. Natalegawa
  • Indonesian President
    Soesilo Bambang Yudhoyono
  • Ministry of Environment
    Balthasar Kambuaya
  • Chief of National Police
    Jenderal (Pol) Timur Pradopo
  • GRASP coordinator
    Doug Cress
  • UK secretary of state
    Caroline Spelman
  • Governor and Vice Governor of Aceh
    Zaini Abdullah and Muzakkir Manaf
  • UNDP Communications Officer
    Olenka Priyadarsani
  • Minister of Agriculture
    Dr. Ir. H. Suswono, MMA
  • Chairman of REDD+ Task Force
    Kuntoro Mangkusubroto
  • Chairman of the REDD+ Task Force working group
    Mas Achmad Santosa
  • Deputi I (Planning and International Relation) UKP4
    Heru Prasetyo
  • Head of National Council for Climate Change
    Agus Purnomo
  • Ministry of Forestry
    Zulkifli Hasan
  • Judicial Commission
    Prof. Dr. H. Eman Suparman, SH, MH
  • Head of EU Representative in Aceh
    Giovanni Serritella
  • Excutive Director UNEP
    Achim Steiner
  • Academic expert UNEP
    Pavan Sukhdev
  • Brazil secretary of climate change
    Carlos Klink
  • Executive Director of UNOPS
    Jan Mattson
  • GAPKI Executive Director
    Fadhil Hasan
  • Ketua MPR RI
    Zulkifli Hasan


end of the icons started this petition with a single signature, and won with 35,948 supporters. Start a petition to change something you care about.