Dukung pembangunan jalan tol dan jalan layang medan-berastagi agar bebas macet

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Pemerintah RI dari Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sejak awal tahun 2014 berupaya memperbaiki jalur logistik ekonomi Negara RI dan perdagangan melalui pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tol, jalur kereta api, bandara, pelabuhan, dan perbaikan terminal-terminal di Negara RI. Infrastruktur hendak dijadikan pula basis program penjelmaan nilai-nilai Pancasila, khususnya persatuan (sila ke-3) dan keadilan sosial (sila ke-5). Hal ini dirilis oleh Presiden RI Joko Widodo pada acara Apel Kebangsaan Badan Bela Negara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKKPI) Tahun 2017, Sabtu pagi 9 Desember 2017 di Silang Monumen Nasional (Monas).

Pembangunan jalan tol dan atau jalan layang Medan-Berastagi adalah bagian dari pengamalan sila ke lima yang isinya adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, berdampak pada 6 kabupaten di Sumatera Utara. Infrastruktur produk kolonial tahun 1910 ini sudah sangat tidak layak dengan volume kendaraan yang saat ini sudah sangat padat,masyarakat pengguna jalan sudah banyak yang mengalami kerugian karena sudah sering terjadi kemacetan yang panjang dan sangat menggangu dan meresahkan di rute jalan Medan-berastagi, baik kerugian dalam bidang ekonomi , sosial dan politik.

dalam hal ini mari kita bersama-sama dengan Forum Masyarakat Nasional (FORMANAS) untuk mendesak pemerintah terutama gubernur sumatera utara sebagai leading sektor pembangunan di sumatera utara untuk mempercepat dan segera merealisasikan pembangunan jalan tol dan jalan layang medan berastagi.

https://news.detik.com/berita/d-4682576/warga-dari-6-kabupaten-di-sumut-demo-minta-jalan-tol-dan-flyover

https://sumutpos.co/2019/08/15/desak-jalan-layang-medan-berastagi-segera-dibangun-masyarakat-karo-demo-istana-negara/

https://intainews.com/uncategorized/35521/formanas-demo-minta-medan-brastagi-dibangun-tol/

http://mudanews.com/nusantara/2019/08/15/tol-medan-berastagi-masyarakat-kabupaten-karo-sumut-butuh/