Petition update

Pasca Karhutla Fokus Pulihkan Gambut dan Hukum Korporasi Pembakar Hutan dan Lahan

ahlul fadli
Pekanbaru, Indonesia

Sep 30, 2019 — 

Gubernur Riau, Syamsuar mulai melakukan penyegelan terhadap lahan yang terbakar. Pemprov akan memantau lahan tesebut dan jika ada akitifitas penanaman pihaknya akan melakukan tindakan dan mencari cukong yang terlibat. Selain itu Syamsuar juga membahas status darurat pencemaran udara karena pasca ditetapkan kulitas udara mulai membaik dan turunya hujan.

Sejak 1 Januari sampai 25 September 2019, Polda Riau telah menangani 61 perkara Karhutla dan menetapkan 64 tersangka perorangan dan satu perusahaan sawit yang berlokasi di Kabupaten Pelalawan. Penetapan pelaku sebagai tersangka merupakan hasil dari tahap penyidikan terhadap 37 kasus, 16 di antaranya sudah dilimpahkan ke kejaksaan untuk disidangkan.

Berikut sebaran perkara karhutla tiap kabupaten (warga):

  1. Polres Indragiri Hilir 6 tersangka dengan luas lahan terbakar 559 ha
  2. Polres Indragiri Hulu 5 orang tersangka dengan luas lahan terbakar 7 ha
  3. Polres Bengkalis 8 tersangka dengan luas lahan terbakar 208 ha
  4. Polres Pelalawan 5 tersangka luas lahan terbakar 42,25 ha
  5. Polres Rokan Hilir 11 tersangka dengan luas lahan terbakar 514,09 ha
  6. Polres Rokan Hulu 2 tersangka dengan luas lahan terbakar 2 ha
  7. Polres Siak 5 tersangka dengan luas lahan terbakar 15,5 ha
  8. Polres Dumai 9 tersangka dengan luas lahan terbakar 16,5 ha
  9. Polres Kepulauan Meranti 4 tersangka dengan luas lahan terbakar 5,2 ha
  10. Polres Kampar 2 tersnagka dengan luas lahan terbakar 4 ha
  11. Polres Kuantan Singingi 4 tersangka dengan luas lahan terbakar 2 ha
  12. Polresta Pekanbaru 3 tersangka dengan luas lahan terbakar 1,2 ha

Berikut sebaran perkara karhutla tiap kabupaten (korporasi):

1. PT Sumber Sawit Sejahtera Kabupaten Pelalawan (tersangka)

2. PT Adei Plantation Kabupaten Pelalawan (tersangka)

3. PT Tugu Palma Kabupaten Indragiri Hulu (segel) 

Pemerintah daerah dan pusat tetap memantau potensi lahan gambut yang terbakar, jangan ada lagi pembukaan lahan di kawasan gambut. Perlu lebih membuka pintu menerima masukan dari semua pihak terutama pemulihan dan perlindungan gambut, perlu mencontoh masyarakat di Desa Sungai Tohor yang bisa mengelola lahan gambut untuk mencegah karhutla dan meningkatkan perekonomian dari hasil pertanian.

Sebar terus petisi ini di sosial media dengan tagar #MelawanAsapKorporasi #PulihkanGambut #TindakKorporasiJahat

Salam Solidaritas

Ahlul Fadli

 

 


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.