Petition Closed

Gub @Syahrul_YL, Menkes Nafsiah Mboi, @SBYudhoyono; Investigasi kematian Bayi Naila, stop diskriminasi orang miskin!

Jika anda menganggap nyawa seseorang itu adalah suatu hal yang sangat penting, maka anda perlu menandatangani petisi ini. Bisa jadi anda, keluarga anda, atau bahkan saya menjadi korban berikutnya.

Menurut pemberitaan kompas 31.10.2013 dengan topik "Bayi Meninggal di Depan Loket"  dimana bayi tersebut ditolak petugas Rumah Sakit Umum (RSU) Lasinrang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada Kamis (31/10/2013). Bayi tersebut meninggal karena terlambat mendapatkan perawatan. Bayi berusia dua bulan ini merupakan putri pasangan Mustari dan Nursia asal Dusun Patommo, Desa Kaliang, Kecamatan Duampanua.

Menurut penjelasan pewarta kompas Parepare: Darwiaty Ambo Dalle, penolakan terjadi akibat kurang lengkapnya berkas pasien sebagai keluarga kurang mampu sehingga penanganan medis untuk sang bayi malang tersebut tertunda sehingga terpaksa meregang nyawa dipangkuan ibunya di depan loket RS. 

Ini sebuah gambaran bahwa pihak RS lebih mengutamakan administrasi daripada kemanusiaan dan menyelamatkan nyawa pasien.

Apakah pihak RS memiliki nilai kemanusiaan yang sangat rendah? atau prosedur berbelit menjadi dominan dalam proses mengambil tindakan medis bagi keluarga pasien yang tergolong kurang mampu?

Alasan ini tidak bisa ditolerir sama sekali. Bisa jadi kita pada lain waktu yang menjadi keluarga miskin tersebut dan terulang kejadian keterlambatan medis akibat proses administrasi validasi golongan keluarga yang tidak mampu. Bayangkan kalau anak-anak kita yang menjadi korban berikutnya.

Diharapkan ada tindakan nyata dari pemerintah untuk memperbaiki sistem ini dan menindak keras pihak terkait sehingga hilangnya nyawa seseorang akibat keteledoran beberapa pihak yang kurang peka sisi kemanusiaannya dan orang orang yang menganggap kurang berharganya sebuah nyawa di mata mereka dibanding sebuah kelengkapan berkas.

Presiden diharapkan lebih membahas masalah ini dari pada partainya serta curhatan bulying yang terjadi pada dirinya di media electronic dan cetak.

Wahai pemerintah Indonesia.......apakah sebuah nyawa bagi anda tidak begitu berharganya kah bagi kalian ..................?????

Petisi ini saya tujukan kepada Gubernur SULSEL, dan Menteri kesehatan, dan Presiden SBY untuk segera menginvestigasi masalah ini dan menghentikan sistem kesehatan yang diskriminatif terhadap orang miskin.

Saya pikir, nyawa manusia harusnya bisa lebih dihargai daripada ini. 

 

Fandi Andi S.

 

*Artikel Kompas: http://regional.kompas.com/read/2013/10/31/1239562/Ditolak.di.RS.Bayi.Ini.Meninggal.di.Depan.Loket 

This petition was delivered to:
  • Ketua Komisi IX DPR RI
    Ribka Tjiptaning
  • Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
    Nova Riyanti Yusuf
  • Kemenkes RI
  • Kementerian Kesehatan RI
  • Pemprov Sulsel
  • Gubernur Sulawesi Selatan
    Syahrul Yasin Limpo
  • Menteri Kesehatan RI
    Nafsiah Mboi
  • Presiden Republik Indonesia
    Susilo Bambang Yudhoyono
  • Ketua Komisi IX DPR RI
    Ribka Tjiptaning
  • Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
    Nova Riyanti Yusuf


Fandi Andi S started this petition with a single signature, and now has 1,003 supporters. Start a petition today to change something you care about.