Batalkan Bangun JPO baru di Kebayoran, Gratiskan Skywalk untuk Semua Pejalan Kaki!

Masalahnya

Hak pejalan kaki di kota Jakarta kembali dirampas kebijakan yang semena-mena. Pejalan kaki sempat diwajibkan membayar Rp3.500,00 hanya untuk melewati Skywalk Kebayoran Lama padahal tidak naik Transjakarta.

Untungnya, mulai 8 Februari 2023, Skywalk Kebayoran Lama sudah dapat dilalui pejalan kaki tanpa tap in dan tap out. Ini adalah keputusan yang bijak dari PT Transjakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, namun sayangnya keputusan ini bersifat sementara. 

Pemprov DKI berencana membuat JPO baru pada April 2023. Apakah artinya JPO ini terbangun maka Skywalk akan kembali berbayar dan hanya dikhususkan untuk penumpang moda transportasi tertentu?

Padahal Skywalk menggunakan dana APBD sebesar Rp52 Milyar, sedangkan JPO baru direncanakan akan menghabiskan uang sebesar Rp15 Milyar. Kenapa tidak langsung gratiskan Skywalk untuk semua pejalan kaki saja ya? 

Selain itu, langkah bijak PT Transjakarta dan Pemprov DKI Jakarta perlu diikuti PT KAI Commuterline Indonesia (KCI) dengan membebaskan pejalan kaki yang sekadar melewati Stasiun Kebayoran dari kewajiban tap in dan tap out. Pasalnya, pejalan kaki yang menggunakan Skywalk Kebayoran Lama untuk menuju Jl. Mesjid Al Huda, Jl. Kebayoran Lama, Jl. Jiban, Jl. Kramat Putal Senayan atau jalan-jalan lain di sekitarnya masih harus membayar Rp3.000,00 padahal tidak naik KRL.

Adalah konyol jika Pemprov DKI Jakarta, PT Transjakarta dan PT KCI berpikir Skywalk Kebayoran Lama hanya untuk memobilisasi penumpang Transjakarta dan KRL. Nyatanya, pejalan kaki masih membutuhkan fasilitas umum yang aman dan nyaman.

Menurut salah satu pejalan kaki yang menggunakan Skywalk Kebayoran Lama, dirinya harus berjibaku dengan kendaraan yang berhenti dan melintas saat menyeberang jalan di bawah Skywalk Kebayoran Lama.

Sudah saatnya PT Transjakarta, PT KCI dan Pemprov DKI Jakarta membuat dan mengimplementasikan kebijakan yang berpihak pada kenyamanan dan keamanan pejalan kaki. Batalkan pembangunan JPO baru dan gratiskan Skywalk Kebayoran Lama dan Stasiun Kebayoran untuk pejalan kaki yang tidak naik Transjakarta dan/atau KRL!

Foto pada laman ini milik KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL

Petisi ini dibuat oleh pejalan kaki untuk pejalan kaki, dan tidak mengatas namakan atau mewakili organisasi atau lembaga manapun.

avatar of the starter
Aisyah NovanarimaPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 163 pendukung

Masalahnya

Hak pejalan kaki di kota Jakarta kembali dirampas kebijakan yang semena-mena. Pejalan kaki sempat diwajibkan membayar Rp3.500,00 hanya untuk melewati Skywalk Kebayoran Lama padahal tidak naik Transjakarta.

Untungnya, mulai 8 Februari 2023, Skywalk Kebayoran Lama sudah dapat dilalui pejalan kaki tanpa tap in dan tap out. Ini adalah keputusan yang bijak dari PT Transjakarta dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, namun sayangnya keputusan ini bersifat sementara. 

Pemprov DKI berencana membuat JPO baru pada April 2023. Apakah artinya JPO ini terbangun maka Skywalk akan kembali berbayar dan hanya dikhususkan untuk penumpang moda transportasi tertentu?

Padahal Skywalk menggunakan dana APBD sebesar Rp52 Milyar, sedangkan JPO baru direncanakan akan menghabiskan uang sebesar Rp15 Milyar. Kenapa tidak langsung gratiskan Skywalk untuk semua pejalan kaki saja ya? 

Selain itu, langkah bijak PT Transjakarta dan Pemprov DKI Jakarta perlu diikuti PT KAI Commuterline Indonesia (KCI) dengan membebaskan pejalan kaki yang sekadar melewati Stasiun Kebayoran dari kewajiban tap in dan tap out. Pasalnya, pejalan kaki yang menggunakan Skywalk Kebayoran Lama untuk menuju Jl. Mesjid Al Huda, Jl. Kebayoran Lama, Jl. Jiban, Jl. Kramat Putal Senayan atau jalan-jalan lain di sekitarnya masih harus membayar Rp3.000,00 padahal tidak naik KRL.

Adalah konyol jika Pemprov DKI Jakarta, PT Transjakarta dan PT KCI berpikir Skywalk Kebayoran Lama hanya untuk memobilisasi penumpang Transjakarta dan KRL. Nyatanya, pejalan kaki masih membutuhkan fasilitas umum yang aman dan nyaman.

Menurut salah satu pejalan kaki yang menggunakan Skywalk Kebayoran Lama, dirinya harus berjibaku dengan kendaraan yang berhenti dan melintas saat menyeberang jalan di bawah Skywalk Kebayoran Lama.

Sudah saatnya PT Transjakarta, PT KCI dan Pemprov DKI Jakarta membuat dan mengimplementasikan kebijakan yang berpihak pada kenyamanan dan keamanan pejalan kaki. Batalkan pembangunan JPO baru dan gratiskan Skywalk Kebayoran Lama dan Stasiun Kebayoran untuk pejalan kaki yang tidak naik Transjakarta dan/atau KRL!

Foto pada laman ini milik KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL

Petisi ini dibuat oleh pejalan kaki untuk pejalan kaki, dan tidak mengatas namakan atau mewakili organisasi atau lembaga manapun.

avatar of the starter
Aisyah NovanarimaPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

M. Kuncoro Wibowo
M. Kuncoro Wibowo
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta
Suryawan Putra Hia
Suryawan Putra Hia
Plt. Direktur Utama PT KAI Commuter Indonesia
Hari Nugroho
Hari Nugroho
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta

Perkembangan Terakhir Petisi