TURUNKAN POTONGAN KOMISI ARGO APLIKATOR MENJADI 5%

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Perubahan Skema Insentif Driver baik yang dilakukan Grab Bandung dan Gocar, telah menyebabkan menurunnya pendapatan driver online secara drastis. Terlebih lagi dengan kondisi pandemi ini jumlah orderan pun menurun sekali.
Melihat skema rejeki aman ataupun skema jago yg merupakan jaminan garansi pendapatan hanya akal-akalan dari aplikator untuk tidak memberikan insentif. 10 trip dengan jaminan garansi pendapatan dengan nominal minim sangat tdk masuk akal, bagaimana tidak, 90% driver online yang berhasil mencapai 10 trip dapat dipastikan mendapat argo lebih dari nominal batas insentif.
Sedangkan 80% dari argo yang kami dapat itu sangatlah berat untuk kami menutup biaya operasional di lapangan seperti : Bahan Bakar, biaya perawatan kendaraan, asuransi kendaraan, pajak kendaraan, makan dll. Tapi Kami pun sdh mencoba menjalaninya, akan tetapi kami (driver) seperti mendptkan buah simalakama artinya kalo mobil di bayar biaya hidup kami tdk ada, jika biaya hidup di utamakan kami akan kehilangan mobil.
Oleh sebab itu ayo kita semua mitra driver online bergerak untuk menuntut kepada aplikator untuk :
1. Mengurangi potongan komisi argo untuk aplikator menjadi 5%.
2. Hapuskan biaya jasa layanan yang sebesar 3k atau 5k dikarenakan banyaknya penumpang dengan rute pendek yang pindah ke aplikasi lain yg lebih murah.

Demi tercapainya tuntutan tersebut kami seluruh driver online sepakat untuk melakukan gerakan offbid seluruh aplikasi transportasi online pada hari rabu tanggal 28 oktober 2020, dan apabila aplikator masih tidak memenuhi hal tersebut, akan dilakukan demo besar-besaran pada tanggal 10 november 2020.
Berdasarkan latar belakang di atas maka kami harapkan seluruh driver online menandatangani petisi ini sebegai bentuk dukungan terhadap aksi.

#DRIVERBANDUNGBERSATU
#DRIVERMENUNTUTPERUBAHAN
#DRIVERBDGJUARA